Feeds:
Tulisan
Komentar

Swing bagian 1

Sekarang untuk bahasan timing yang tidak bisa di quantize : Swing feel ;)

Swing? Apa itu swing? Teman – teman jazzer sering bilang, kalau kita nggak tahu swing, jelas kita nggak paham musik. Saya sendiri merasa pendapat teman – teman jazzer ini tidak membantu banyak dalam mendefinisikan swing. Tetapi kebanyakan teman – teman telah bisa melakukan feel swing dengan baik dan nyaman tanpa mengetahui definisi dari nama feel tersebut [swing]. Lanjut Baca »

Kalau kita mencoba menerapkan contoh – contoh artikel sebelumnya dengan teratur [amat sangat dianjutkan untuk mencobanya, walaupun seandainya hal itu terdengar cukup unik bagi sebagian teman - teman :D ], apa yang akan kita temukan dari eksperimen ini? Cara paling umum dan mudah untuk mengganti feeling dan mood dari permainan kita mungkin adalah dengan pendekatan permainan dengan memainkan semuanya lebih keras atau pelan, kecuali kita menggunakan taktik tidak jujur dengan menambahkan not – not tertentu dalam bagian yang kita mainkan :p Ada sedikit ide lain untuk dieksplorasi dalam topik ini : Lanjut Baca »

Banyak hal yang menyenangkan yang bisa dilakukan dengan metronome. Sebenarnya pada statistik yang lebih detail, sebagian besar not yang kita mainkan itu akan sedikit terlambat jika kita benar – benar mau mengeksplor secara detil pada sequencer komputer saat kita melakukan rekaman. Kesimpulan dari beberapa pemeriksaan detail, kita akan mendapati keterlambatan sekitar 5/96 ketuk pada medium tempo [tentu angka yang amat kecil untuk terdengar jelas, tapi statistik ini amat jelas pada sequencer komputer, dan besarnya juga dipengaruhi oleh tingkat latency/keterlambatan rekam dari system sequencer komputer kita. Contoh yang dipaparkan disini diasumsikan system sequencer kita benar - benar zero latency/merekam seketika tanpa jeda sedikitpun]. Lanjut Baca »

Anjuran pertama adalah, matikan metronome ketika tidak sedang digunakan :p Ya, memang betul, mendengarkan suara ketukan konstan selama beberapa lama bisa jadi membuat mental musical kita cepat lelah dengan cepat. Tetapi ketika kita telah mulai bermain dengannya tepat bersamaan dalam setiap ketukannya, dengan segera bunyi metronome yang kaku dan membosankan itu akan segera menghilang berbaur dengan permainan kita. Lanjut Baca »

Banyak dari software sequencer modern mengembangkan ide tentang sentuhan manusia ini lebih jauh lagi. Misalnya, ketika kita memprogram sebuah pola drums yang di quantize, lalu memasukan sebuah contoh groove audio yang kita pilih diatas bagian MIDI nya. Ketika contoh groove yang kita masukkan adalah loopnya Steve Gadd, misalnya, dimana ketukan ke 2 dan 4 jatuh dengan sedikit terlambat, maka semua notasi yang kita program pada ketukan ke 2 dan ke 4 juga akan sedikit terlambat. Lanjut Baca »

Cara terbaik untuk melatih kemampuan stabilitas kontrol tempo kita adalah tentu saja dengan sebuah alat pengatur tempo kapanpun kita bermain. Mungkin saja alat ini adalah sebuah metronome, tetapi tentu saja tidak hanya metronome, bisa juga berupa sebuah kaset atau CD player yang memainkan backing tracks atau minus one yang sekarang semakin banyak sekali dijumpai dimana – mana. Dengan menggunakan minus one ini, kita tidak hanya mendapatkan pola ketukan ritmis yang akurat yang dimainkan secara profesional, tetapi juga sekaligus kita mendapatkan petunjuk tambahan tentang gaya dan feel dari musiknya, misalnya kita akan mempelajari lebih banyak tentang bagaimana cara memperoleh pola groove yang terdengar malas – malasan dengan bermain dalam minus one pada lagu – lagu Bob Marley, yang pelajaran ini tidak akan bisa di dapat hanya dengan ditemani sebuah ketukan metronom yang dingin, kaku dan tidak mempunyai emosi. Lanjut Baca »

Timing bagian 2

Sedikit tambahan pada bahasan tentang timing. Pada sensasi puncak tentang feel dari timing ini, kita akan merasakan sesuatu seperti ketukan atau irama internal [tak terdengar, dalam hati] tanpa keharusan untuk melakukan gerakan fisik, tapi sebenarnya tidak ada yang melarang untuk menggerakan bagian tubuh kita [yang tidak berhubungan dengan gitar] untuk bergerak sesuai tempo atau malah sebagai acuan pembuat stabil tempo [terutama pada lagu berirama kompleks], semakin kita merasakan dengan fisik kita feel dari musik yang kita mainkan, akan lebih baik dan alami bunyi dari permainan kita :D Tujuan umum dari anjuran ini adalah agar setidaknya kita merasakan ketukan atau irama dasar dari sebuah musik tanpa terpengaruh oleh kerumitan teknik dan pola ritmis dari bagian gitar dalam musik tersebut. Lanjut Baca »

Timing bagian 1

Ini adalah salah satu  hal yang amat penting dalam permainan musik yang hendaknya semua musisi harus benar – benar memahami dan peduli, dan artikel ini lebih ditujukan kepada teman – teman yang suka berlatih didalam kamar. Sebuah musik itu berjalan menggunakan suatu sistem ketukan, baik internal [tidak terdengar] atau eksternal [terdengar, misalnya pola pukulan snare atau kick pada drummer], dan tugas kita adalah untuk merasakan ketukan ini, bisa dengan berbagai macam – macam cara, misalnya dengan mengetukkan kaki pada lantai, mengangguk – anggukan kepala,  headbang, atau dengan mengendap – endap [seperti kebanyakan yang Bassist sering lakukan :p]. Lanjut Baca »

Perfect Pitch

Untuk lebih komplitnya, sekarang akan dibahas suatu topik yang cukup sering didiskusikan berkaitan dengan tuning, yaitu perfect pitch, kemampuan untuk mengetahui sebuah pitch dari not hanya dengan mendengarkanya. Ini adalah sebuah kemampuan yang bisa jadi kita miliki, ataupun tidak, tetapi ada beberapa kursus dan metode pelatihan untuk melatih kemampuan ini. Saya pribadi tidak mempunyai perfect pitch. Lanjut Baca »

Tips Tuning

Sedikit tips untuk tuning yang mudah dan bisa segera diaplikasikan :

  • Jauh lebih mudah untuk melakukan tuning pada satu set senar yang baru. Senar yang lama dan telah sering dipakai akan terdapat banyak lapisan karat disana – sini, kotoran dari keringat jari – jari, dan biasanya juga terdapat cekungan bekas senar kontak dengan fret. Dengan keadaan ini maka disimpulkan ketebalan senar tidak lagi rata di sepanjang bagian sehingga intonasinya akan semakin menurun seiring waktu dan pemakaian. Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »