Pemanasan dan Peregangan bagian 2

Posted on Updated on

hot_guitarAda sedikit cerita tentang Glenn Gloud, pianist konser dari amerika yang mengkhususkan diri untuk memainkan karya – karya contrapuntal [menggunakan counterpoint*, berisi 2 suara arau lebih yang dimainkan bersamaan] JS Bach yang menantang secara teknis. Hal ini adalah jenis musik yang bagi kebanyakan orang sangat mengintimidasi untuk dimainkan :p seringkali sampai hingga 4 melodi yang saling membelit harus dimainkan bersamaan, dan sangat menantang sekali untuk bisa memainkannya dengan benar, mengidentifikasi tiap not yang berbeda dalam melody, tapi kemampuan Glenn untuk menciptakan kebebasan dalam setiap bagian masih menjadi suatu ukuran pembanding bagi para pianist modern dalam memainkan karya – karya yang sama pada dekade selanjutnya. Sebelum konser, musisi yang luar biasa terampil ini akan mencelupkan jarinya pada suatu wadah yang diisi air yang bersuhu mendekati air mendidih, yang diyakini bisa melancarkan peredaran darah, memberinya tambahan sekitar 30 – 40 % kecepatan, dan membuat jari – jarinya lebih sensitif pada tingkat dinamika bunyi [salah satu faktor utama yang sangat penting ketika kita bermain counterpoint*]. Tapi metode ini tidak langsung dapat dipraktekan pada gitar. Jari – jari pianist itu menekan sebuah permukaan papan yang halus, sedangkan pada gitar kita harus menekan senar tipis dibawah tekanan yang besar, jadi tentu kita membutuhkan kapalan daripada mereka [para pemain piano]. Walaupun demikian, ini sudah cukup untuk menggambarkan betapa pentingnya pemanasan sebelum bermain, dan secara umum agar darah beredar dengan lancar pada kedua tangan. Joe Satriani memasukan siku tangannya pada air panas sebelum bermain. Ini mungkin sedikit terlihat cukup aneh, tapi dalam bermain gitar itu akan melibatkan banyak otot – otot lengan, jadi apa yang dilakukan Joe cukup masuk akal.

Sisi lain dari pengaruh temperatur suhu, saya ingat pernah membaca interview Jack Bruce, pemain bass dari Cream yang diceritakan menggunakan bass Kramer dengan headstock model V dan neck dari aluminium [hah?]. Suatu ketika dia harus bermain di lokasi yang dingin dan bassnya disimpan pada tempat yang bertemperatur rendah. Hasilnya tentu sudah bisa ditebak, tangan kirinya menempel pada neck seperti tangan kita yang menempel ketika ditempelkan di dinding didalam freezer, susah sekali kita membayangkan bagaimana bisa bermain dalam keadaan seperti itu. Untunglah aluminium neck sejak saat itu tidak pernah lagi dipakai oleh para perusahaan instrument terkenal, sehingga kita tidak perlu khawatir akan mengalami masalah serupa :D [sebenarnya ini bukan soal pemanasan dan atau peregangan, tapi berhubung sedang membahas temperatur suhu, jadi saya ingin menambahkannya disini]

Pada umumnya ada banyak persamaan antara instrument kita dengan tangan kita. Perubahan temperatur yang mendadak akan mengacaukan tuning, tone dari peralatan analog kita, dan bahkan kadang – kadang pada kasus tertentu sampai mengacaukan strukturnya. Contohnya ampli tabung, tidak baik untuk setelah menggunakanya langsung menyimpannya pada tempat yang bersuhu rendah, soket yang ditempati tabung akan retak karena perubahan suhu yang terlalu mendadak.

*) Seni dari menggabungkan 2 atau lebih melody yang dimainkan secara bersamaan dalam suatu musik. Dalam counterpoint, sebuah melody akan didukung oleh melody lainnya, bukan oleh akord – akord.

Previous | Next

About these ads

2 pemikiran pada “Pemanasan dan Peregangan bagian 2

    hunny berkata:
    Maret 3, 2010 pukul 9:58 am

    bagai mana yachz,biar skill hamernya lancar

      ditomusicman responded:
      Maret 4, 2010 pukul 12:36 pm

      Diantara faktor2 utama yang mempengaruhi teknik hammer adalah kekuatan jari, akurasi dan independensi [kebebasannya].

      Nah dalam blog ini baru dibahas sedikit contoh2 latihan untuk meningkatkan koordinasi dan kebebasan jari2 [sebagian diantaranya juga bisa digunakan untuk melatih akurasi dan kekuatan jari - jari].

      Mungkin nanti akan dibahas sedikit lebih spesifik contoh2 latihan tentang teknik hammer ini disini, jadi silakan mampir kesini secara berkala ;)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s