Luka Di Ujung Jari bagian 1

Posted on Updated on

callus

Seperti yang kita semua tahu, para gitaris yang berpengalaman, mereka memerlukan waktu bertahun – tahun untuk membentuk kapalan [bahasa medisnya : callus, kulit yang menebal dan lebih keras]  di jari – jari mereka. Ketika kita secara rutin menggunakan jari – jari kita untuk berlatih dan bermain gitar, mereka akan merespon dengan memperkuat dan menebalkan permukaan kulit serta akan lebih tahan terhadap tekanan dan rasa kurang nyaman [sakit], seperti kaki orang yang sering berjalan tanpa alas kaki, telapak kaki mereka akan beradaptasi sehingga sedikit menyerupai sol pada sepatu atau sandal. Tapi walau bagaimanapun, kalau kita menggunakan jari -jari kita untuk bermain terlalu lama dan berlebihan, kapalan ini pun tidak lagi  cukup untuk tetap membuat kita tetap nyaman, yang akan tetap akan membuat sedikit rasa sakit, kemerah – merahan pada ujung jari – jari, beberapa lapisan kulit luar yang mengelupas, atau bahkan muncul bisul atau bergelembung dan melepuh. Ini tentu akan sementara waktu membuat kita tidak bisa bermain dan sedapat mungkin agar hal ini dihindari. Memang ada banyak cerita – cerita perjuangan tentang berlatih gitar [buset dah], misalnya Ted Nugent yang disebut – sebut kalau dulu menghabiskan tiap malam sewaktu remaja dengan berlatih gitar sampai jarinya berdarah – darah. Walaupun cerita ini benar – benar memotivasi, tapi ya jari – jari yang berdarah itu jelas bukan hal yang bagus. Bisul dan gelembung yang melepuh juga sama saja, mereka membuat sakit yang sebenarnya tidak perlu ada dalam bermain gitar, membuat kita bermain jelek dan dijamin tidak akan ada yang bersimpati pada kita. Ketika kita merasa gejala akan kemunculan mereka, segeralah berhenti dan beristirahat selama satu atau dua hari untuk memulihkan kondisi jari – jari kita. Tapi kalau kita nekat meneruskan bermain atau berlatih ketika gejala mereka muncul, akan dibutuhkan waktu yang jauh lebih lama [beberapa minggu] untuk kembali pulih, yang tentu saja tidak efektif [dalam jadwal latihan] dan tidak produktif [dalam gigs].

Seperti nasehat “mencegah lebih baik daripada mengobati”, hal – hal ini adalah cukup penting dalam merawat kapalan pada jari – jari kita :

  1. HINDARI BERMAIN GITAR SECARA LANGSUNG SETELAH JARI – JARI KITA TERKENA AIR. Banyak dari teman – teman gitaris kurang mengerti tentang hal ini. Setelah mandi atau cuci tangan, kapalan kita ini dalam kondisi terlembut karena menyerap air [ya seperti tanah yang gembur ketika kena hujan, lebih gampang hancur untuk di cangkul ;)], dengan hanya 5 menit saja bermain secara normal akan segera menghancurkan kapalan kita yang amat berharga ini. Dan setelah itu akan timbul kulit yang terpecah – pecah dan kasar dari ujung jari – jari kita dari kapalan kita yang hancur itu. Benar – benar bencana musikal.
  2. Berhati – hati ketika akan menaikan action senar dan mengganti set senar ke ukuran yang lebih besar. Ada banyak alasan yang bagus untuk menyetel action yang sesuai gaya permainan kita dan memakai set senar yang lebih tebal, tapi ini sekaligus akan memaksa kapalan kita untuk beberapa kali lebih kuat dari sebelumnya. Semuanya akan baik – baik saja kalau kita melakukannya secara bertahap, tapi kalau langsung mencoba dari .009 langsung ke  .013 tentu kapalan kita tidak akan kuat.
  3. Disarankan agar mengganti set senar secara berkala dan membersihkanya setiap kali selesai digunakan. Senar yang tua akan berkarat dan mengikir kapalan kita ketika kita bermain slide diatasnya daripada set senar baru yang jauh lebih lembut dan licin.
  4. Ketika kita telah mendapatkan kapalan yang sesuai dengan karakter permainan kita, tugas kita adalah merawatnya. Biasanya, hanya dengan bermain secara rutin sudah cukup, tapi memang ada banyak hal yang membuat kita tidak bisa melakukannya secara konstan, misalnya karena liburan atau tugas – tugas lembur non-musikal. Ketika kita tahu akan cukup lama [misalnya beberapa bulan] kita tidak akan bisa berlatih dan bermain secara reguler, disarankan agar kita membeli gitar akustik yang murah saja [dan sebisa mungkin cari yang kualitasnya tidak murahan, tapi kalau benar – benar hanya untuk merawat kapalan, untuk hasil yang lebih baik, carilah yang PALING MURAH DAN PALING SUSAH UNTUK DIMAINKAN]. 5 atau 10 menit per hari dari bermain gitar ini akan setara dengan bermain gitar andalan kita selama sejam [dalam merawat kapalan].
  5. Kalau kita sedang berada di dapur untuk memasak, atau di cafe atau restoran atau warung, berhati – hatilah dengan dengan cangkir atau apapun benda panas yang biasa kita sentuh. Beberapa teman – teman gitaris ada yang dengan sok nya kuat memegang benda – benda panas dan lupa bahwa hal yang membuat mereka sedikit kebal terhadap rasa panas adalah salah satunya para kapalan di jari – jarinya… terlalu lama dan kurang berhati – hati akan membuatnya “luntur kepanasan” Serius!!!

Previous | Next

10 thoughts on “Luka Di Ujung Jari bagian 1

    Belajar Bisnis Forex said:
    Oktober 14, 2010 pukul 6:15 am

    Bagaimana mengatasi rasa sakit di pangkal sendi jari saat bermain gitar mas. Ketika baru 2 menit bermain rasa sakitnya mengganggu dan tangan rasanya kehilangan tenaga.

      ditomusicman said:
      Oktober 14, 2010 pukul 11:14 am

      Mr. or Ms. Forex,

      Rasa sakit jelas sebuah alarm yang mengindikasikan ada yang salah pada tubuh kita. Segera hentikan aktivitas apapun yang menyebabkan sakit itu. Sakit yang dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan cidera permanen yang bisa membuat seorang gitaris pensiun dini.

      Sakit pada pangkal sendi ketika bermain gitar pada umumnya disebabkan karena kurangnya pemanasan dan peregangan, apalagi jika kita langsung memainkan fingering yang cepat + kompleks.

      Agar jari2 kita bisa berfungsi maksimal, dan menghindari cidera ketika bermain gitar, sangat disarankan agar kita melakukan pemanasan sekaligus peregangan setiapkali sebelum bermain. Bentuk dari pemanasan dan pergangan ini bermacam2, beberapa contoh ada di blog ini, tapi intinya kita diharuskan bermain pelan dan simpel dulu secara bertahap untuk melancarkan peredaran darah di daerah jari2.

      Bermain dan berlatih gitar itu seharusnya menyenangkan dan bebas rasa sakit.

      Semoga ini bisa membantu😉

    Anonim said:
    Juni 17, 2011 pukul 3:17 pm

    THXS info nya, sangat bermanfaat ..

    Muji Rahayu said:
    Desember 26, 2012 pukul 8:08 pm

    apa ada cara untuk merawat tangan yg sudah terlanjur mengelupas dan kapalan tanpa terlalu mengurangi rutinitas bermain gitar?
    -Trims

      ditomusicman said:
      Desember 27, 2012 pukul 9:10 pm

      Sebenarnya cara terbaiknya adalah beristirahat dan memberi waktu untuk ujung jari supaya membentuk kapalan yang lebih keras.

      Tetapi pada kasus dimana kita musti perform atau rekaman, maka kita bisa menggunakan salah satu solusi darurat yang telah dicoba beberapa pemain blues legendaris dunia, yaitu dengan menggunakan superglue [menutup luka dan memperkuat kapalan].

      Selamat mencoba.

    ehem said:
    Juni 30, 2014 pukul 10:39 pm

    nice gan…
    ahaha. “luntur kepanasan” :v

      ditomusicman said:
      November 5, 2014 pukul 11:01 pm

      Heheh, silakan dicoba Gan..

    iing said:
    Oktober 28, 2014 pukul 8:24 am

    yang no.1 lagi gue alamin gan.. jari gue jelek banget ;(
    kulitnya pecah2, jadi kerasa tebel. berarti yang gue alamin ini gara2 abis mandi langsung maen gitar ya..

      ditomusicman said:
      November 5, 2014 pukul 11:15 pm

      Kulit pecah di ujung jari yang kapalan emang berarti kapalan yang udah rusak n nggak bisa dipake tuk maen gitar (justru malah mengganggu). Kita musti terpaksa segera membuang kapalan itu dan mulai maen dengan lapisan baru yang empuk lagi untuk bikin lapisan kapalan yang baru.

      Setelah udah jadi, ya itu dia, beda sama piano yang warming up nya pake aer anget n handuk, sebaiknya hindari maen gitar setelah ujung jari kena aer, tunggu beberapa saat sampe bener2 terasa kering (normal) dan ilang rasa lembab dari kena aernya (kulit ada beberapa lapis, jadi bukan cuman surfacenya doang yang musti kering. Handuk pan nggak bisa bikin kering secara instan, perlu waktu beberapa saat tuk jari terbebas dari rasa lembab n ready to action).

      Pemaen piano mencet tuts yang rata mulus tanpa ada kewajiban tuk neken kuat2, jadi nggak ada kapalan pun no problemo. Sementara pemaen gitar musti mencet senar yang terasa benjol, dengan permukaan kasar, dan musti dipencet kuat2 biar tone nya optimal dan nggak bunyi ‘jambu klutuk’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s