Luka Di Ujung Jari bagian 2

Posted on Updated on

srv
Stevie Ray Vaughan

Kalau kita adalah gitaris profesional, kita mungkin akan menerapkan sebuah sistem yang lebih ketat. Tugas kita sebagai pemain adalah bermain dengan baik, walau dengan keadaan yang bagaimanapun. Orang – orang telah membayar sebuah harga untuk menyaksikan pertunjukan musik kita dan mereka tidak perlu tahu apapun masalah yang kita alami. Filosofi ini menjelaskan cerita – cerita yang cukup menyeramkan kenapa pemain – pemain besar seperti Buddy Guy atau Stevie Ray Vaughan yang dikenal sampai mencangkok sendiri kulit untuk mempercepat pembentukan materi kapalan yang keras.

Kalau ada teman – teman yang belum pernah mendengarnya, ada sedikit cerita mengenai Stevie Ray Vaughan. Stevie biasanya menggunakan ukuran .013 pada senar pertamanya, walaupun kadang – kadang dia menggunakan .018 [walaupun diakui ukuran ini akan disetem sedikit lebih rendah daripada pitch konser, serius !!!]. Karena Stevie adalah seorang pemain texan blues, dia sering sekali menggunakan bending yang lebar – lebar, dan bisa dibayangkan bagaimana keadaan ujung – ujung jarinya [yang pastinya sangat merana dan sangat menderita]. Solusi bagi seorang Stevie adalah dengan menempelkan ujung – ujung jari dari tangan kirinya ke lengan bawah tangan kanannya dengan lem super, menunggunya hingga kering dan kemudian dicabut !!! Mungkin idenya adalah untuk meminjam suatu lapisan kulit luar [epidermis] dari bagian yang tidak begitu membutuhkannya kepada bagian yang amat sangat membutuhkanya [ujung jari – jari tangan kirinya]. Jenis lem super ini mungkin yang diperkenalkan pertama kalinya sewaktu jaman perang dunia sebagai cara tercepat untuk menutup cidera dan menyatukan bagian tubuh yang terpisah dari para tentara, dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk melakukan pembedahan dan penanganan medis. Pada kasus penggunaan lem super oleh Stevie ini bahkan belum ada apa – apanya dibandingkan dari penggunaan sewaktu perang dunia, tapi sudah cukup ekstrim untuk para gitaris pada umumnya untuk jaman sekarang.

Untuk contoh yang lain, banyak cerita jaman dulu di tahun ’80 an di toko – toko musik, kebanyakan para pemain bass akan bertindak serupa ketika mencoba sebuah bass tanpa headstock, mengatur strap agar bass berada sedikit dibawah dagu lalu kemudian mengeluarkan teknik – teknik dahsyat slapping dengan jempolnya. Ini hampir semuanya terjadi karena pengaruh dari musik seorang Mark King, pemimpin dari grup band level 42, yang mengangkat tingkatan permainan slap-bass pada level baru secara popularitas dan tekniknya [silakan cek live album A Physical Pressence kalau kurang percaya]. Secara terus – menerus memukil senar E rendah pada bass dengan sisi dari jempol adalah serupa dengan bermain blues secara kasar pada gitar dengan senar .013 dan kapalan pada jempol Mark King akan cenderung pecah terbuka dari waktu ke waktu. Solusinya adalah dengan melilitinya dengan pita elektris pada daerah yang bermasalah. Setelah itu, bukan hanya jempolnya yang berhenti sakit, tapi dia juga menyukai sound yang ditimbulkan  darinya – pita itu menambahkan sedikit bunyi klik pada awal tiap not yang dimainkan, yang memberi tone nya tambahan warna perkusif yang amat sangat berguna untuk gaya permainan intensif slappingnya. Happy ending.

Semua cerita – cerita pada bab ini dan bagian pertama kemarin adalah luka – luka dan cidera yang ringan yang akan pulih dengan sendirinya ketika kita beristirahat untuk sementara waktu. Walaupun demikian, ada beberapa masalah lain yang mungkin kita temui ketika berlatih dan bermain gitar yang jauh lebih serius, susah untuk sembuh dan diobati, yaitu masalah – masalah pada otot.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s