Feedback bagian 1

Posted on Updated on

jimi_hendrix_on_stage_fender_stratocaster
Jimi Hendrix

Salah satu masalah terbesar sebuah setting ampli yang bagus ketika didengarkan sendirian sering kali tidak sebagus kalau di dengarkan dalam sebuah band. Banyak overdrive misalnya, mungkin akan membuat licks speed shredding kita sedikit lebih mudah dimainkan dan terdengar bagus untuk ukuran latihan rutin dalam kamar, tapi ketika kita menggunakan setting yang sama dalam sebuah band gigs, hal ini amat berbahaya karena tidak ada yang bisa mendengar jelas apa yang kita mainkan. Distorsi [seperti namanya distorsi = kabur] akan menambahkan efek kabur [tidak jelas, buzz] dalam tone kita, dan ketika kita bermain bersama dalam sebuah band, distorsi ini kadang – kadang akan membuat kita susah mengetahui pitch secara pasti dari tiap not. Mengurangi sedikit gain mungkin memang akan memaksa kita untuk bermain lebih akurat, tapi ini adalah pengorbanan yang sangat berharga untuk kita sendiri kalau membuat musik kita terdengar lebih baik.

Selain hal yang disebutkan diatas, ada kejutan lain bagi pengguna banyak gain pada volume tinggi : bertambahnya resiko feedback[suara dari ampli dengan banyak gain dan volume keras yang tertangkap kembali oleh pickup[s]]. Tentu saja walaupun terdengar cukup liar, tapi feedback ini tidak selalu buruk bagi musik. Pete Townshend dan Jimi Hendrix mengawali dengan sengaja membiarkan feedback, mengontrolnya, dan membuatnya sebagai efek yang musikal, dan kemudian Joe Satriani dan Steve Vai melakukan hal – hal yang luar biasa dengan teknik mengontrol feedback ini. Tapi feedback yang didiskusikan disini adalah sesuatu yang muncul tanpa kita menginginkannya [100% liar :p]. Mungkin bagi hampir semua alat pengangkat gain untuk kebanyakan pickup[s], memutar knob sampai arah jam 11 akan mulai memprovokasi kemunculan feedback pada volume yang kencang, sehingga pemain – pemain yang menggunakan settingan banyak overdrive pada volume kencang akan mengingat beberapa trick penting untuk menghindari feedback liar ini : pelankan atau matikan volume pada knob gitar ketika tidak dimainkan, menjaga jarak dengan ampli, dan tentu saja dengan teknik muting[meredam] string yang baik.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s