EQ

Posted on Updated on

mxr eq
MXR 6 Band EQ

Salah satu unsur vital dalam dunia tonality adalah EQ. Bayangkan spektrum dari suara, bagian rendah yang bergemuruh [misalnya bass drum dan bass] di satu sisi, dan bagian yang lainnya yaitu yang lebih treble [misalnya cymbals]. Dengan cara memisah – misahkan seperti inilah para produser dan sound engineer melakukan pendekatan dalam sebuah proses mixing sebuah lagu. Daripada sekedar bereksperiment dengan volume level, mereka berusaha menekankan dan menonjolkan frekuensi – frekuensi tertentu dari setiap instrument, jadi setiap sound menempati tempatnya sendiri dalam sebuah ‘spektrum’.

Sebagai pemain gitar, tempat kita adalah di sekitar pertengahan spektrum [middle], jadi memang disarankan agar kita menambahkan porsi mid pada EQ ampli kita. Seperti yang kita semua sudah tau, terlalu banyak mid bisa membuat gitar kita berbunyi seperti orang yang berteriak – teriak dan amat kurang menyenangkan ketika kita bermain sendirian, dan banyak  teman – teman kita yang ketika berlatih di kamarnya justru malah mengurangi mid nya. Tapi kenyataannya bahwa pada situasi bermain bersama dalam sebuah band, tone setting seperti itu sering kali akan terdengar tipis. Kalau kita menambahkan mid, maka suara kita akan terdengar lebih jelas dan detail tanpa menutupi teman – teman dalam band kita. Jadi semua orang akan terdengar dengan jelas, semua orang akan menikmati permainannya, termasuk para penonton!

Terlebih lagi, kalau kia ingin agar solo kita terdengar lebih jelas lagi dalam sebuah gigs atau rekaman, menambahkan sedikit lagi mid akan membantu, sama efektifnya dengan menambahkan sedikit volume. Untuk tujuan ini, pada beberapa gitar bahkan mempunyai saklar untuk menambah mid pada sirkuit internalnya.

Walaupun demikian , ada pengecualian dari tulisan – tulisan diatas, sebuah karakter yang clean, glassy funk yang sering kita dengarkan pada lagu – lagu pop vocal [gitar berperan sebagai pengiring daripada pemain utama] atau geraman riff – riff metal yang sering dikaitkan pada pemain – pemain seperti James Hetfield dari Metallica. Suara crunch, rhythm tone yang gagah itu seringkali disebut scooped, yang berarti menambahkan bass dan treble sementara mengurangi mid [seperti sebuah graphic equalizer dengan formasi slider seperti huruf “V”]. Tambahkan kadar overdrive secara bebas, dan hasilnya adalah sebuah sound rhythm yang gagah. Tone yang scooped ini akan luar biasa kalau penggunaannya tepat, karena kita harus sedikit lebih memperhatikan bahwa tone ini akan banyak menempati wilayah frekuensi yang umumnya ditempati oleh pemain bass. Kalau dilakukan dengan tepat, kombinasi bass dan scooped gitar akan terdengar seperti sebuah instrument yang terdengar lebar dan fat [suatu hal yang bagus dan keren]. Tapi ini umumnya hanya efektif pada sebuah musik yang berdasarkan pada riff – riff berat. Selain itu, pada musik kebanyakan, secara umum  akan lebih penting untuk mendengarkan bass secara terpisah.

Previous | Next

3 thoughts on “EQ

    Palm Muting bagian 3 « Musical Journey said:
    September 2, 2009 pukul 7:03 am

    […] dan bass serta mengurangi middle. Seperti yang ditulis dahulu pada bagian yang berjudul ‘EQ‘, ini bukanlah setting yang umum pada peralatan kita agar gitar terdengar jelas pada sebuah […]

    HirRo said:
    Juni 24, 2012 pukul 4:05 pm

    gan tnya donk, ane masih awan cara jelas’a dengerin EQ suara “MID” tu gmna??
    Kan klo suara “BAS” n “TREBLE” tu gampang didengerin n dibeda’n kalo MID gmna gan??

      ditomusicman said:
      Juni 27, 2012 pukul 11:29 pm

      Siap Gan.

      Detilnya kira2, mid adalah yang paling memberikan definisi dari tone gitar. Kurang mid berarti si gitar kurang dominan [efektif tuk maen rhythm secara eksklusif], sementara banyak mid berarti suara gitar nongol n nonjok [efektif tuk solo lead]. Low dan treble juga sama pentingnya untuk menambah [atau mengurangi] karakter tonal gitar [kebanyakan low/kurang treble akan terdengar terdengar menggulung/mendem, kurang low/kebanyakan treble akan terdengar tipis dan tajam].

      Kira2 begitu Gan, semoga bisa bantu lebih paham.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s