Kontrol Tone

Posted on Updated on

tone
Kenob Tone

Mungkin ini terlihat simpel dan dasar, tapi kenyataannya kebanyakan teman – teman melewatkan variasi tone yang bisa dihasilkan dari sebuah gitar dengan mencoba mengeksplorasi dan memainkan kenob kontrol volume dan tone. Ketika ampli berada pada setting yang cukup clean, kenob volume akan berfungsi seperti namanya yaitu menaikkan atau menurunkan level suara, tapi dalam setting ampli yang dengan sedikit atau lebih banyak kadar overdrive, kenob itu tidak hanya berfungsi sebagai volume tetapi juga ketebalan dari apa yang sedang kita mainkan : Tone gitar akan terdengar tebal ketika volume dibuka seluruhnya, dan menjadi tipis ketika volume diturunkan atau mulai ditutup. Ketika kita menurunkan volume disuatu kadar yang berbatasan dengan mematikan suara [hampir diturunkan secara penuh], kita akan menemukan tone yang sangat sempurna untuk suara clean, dengan tambahan karakter tajam dan di frekuensi atas, yang karakter itu bisa kita dapatkan lebih baik daripada mengatur EQ pada clean channel ampli kita. Gambaran dari hal ini adalah, silakan dengarkan clean tone dari album – album Van Halen. Ketika Eddie Van Halen mendesain signature Musicman modelnya, dia memutuskan untuk memberi label tone pada kenob volumenya, karena dia menggunakannya lebih untuk mengontrol tingkatan overdrive daripada mengubah tingkat kekerasan bunyinya. Kebanyakan pemain blues dan rock sebenarnya sudah bisa merasa cukup hanya dengan sebuah channel ampli, lalu mengatur tingkat overdrive dan volume langsung dari gitarnya sendiri.

Dan sebenarnya hal yang disebutkan diatas tidak hanya berpengaruh pada channel dengan setting overdrive saja, namun juga pada setting clean. Banyak diantara teman – teman yang mencoba mendapatkan suara clean yang lumayan dengan mengikuti formula dasar yaitu memilih pickup neck, dan mematikan overdrivenya. Setting sederhana ini tentu saja akan menghasilkan suara yang terlalu ngebass dan dengan detil yang kurang jelas untuk standar suara clean yang bagus. Kebanyakan teman – teman menyalahkan alat – alat mereka gara sound yang dihasilkan tidak sesuai. Sebenarnya, dengan mengurangi sedikit volume pada kenob gitar akan mengurangi juga suara ngebass yang berlebihan, sebaiknya memang banyak – banyak bereksperiment.

Kenob tone juga serupa, kebanyakan dari teman – teman gitaris melupakannya dan mungkin malah menganggapnya tidak pernah ada :p terutama teman – teman yang bermain metal. Umumnya dasar setting mereka adalah dengan membuka penuh semua kenob yang ada pada gitarnya, memilih bridge humbucker, disertai setting gain yang besar pada amplinya. Tapi sebenarnya banyak hal yang berguna ketika kita bereksperiment dengan kenob tone dan mencari kadar yang paling bagus, yang biasanya berada di sekitar tengah – tengah range. Kalau teman – teman menyukai tone lembut Eric Clapton [Misalnya pada album – albumnya Cream], atau suara leadnya Robben Ford yang nonjok, itu adalah contoh – contoh yang bisa dihasilkan dari mengatur bukaan kenob tone dalam kadar tertentu. Tapi tentu saja kita harus berhati – hati karena kalau menurunkan kenob tone secara berlebihan akan beresiko terdengar buram dan tidak jelas, mampat dan mendem :p

Tips untuk pemilik Strat dangan konfigurasi pickups single – single – single, masih bisa mendapatkan suara yang mendekati sebuah humbucker pickups, kalau menggunakan pickup selector pada posisi 2 atau 4, dan mematikan kenob tone pada pickup tengah. Ini akan mencampurkan suara dari kedua pickups, sebuah suara yang nonjok dengan yang lebih treble, yang hasilnya adalah tone yang terdengar tebal tapi juga tetap jelas.

Dan sebenarnya tentu saja kita tidak akan menemukan sebuah setting kenob tone yang bisa berguna untuk semua kebutuhan kita dalam bermain gitar. Kalu kita menggunakan banyak harmonics, kita akan membutuhkan sebanyak mungkin frekuensi treble yang bisa kita dapatkan, tetapi kalau kita seringkali bermain melodi single line dangan cepat dengan setting sound yang relatif clean, maka setting yang terlalu banyak treble akan memperlihatkan kelemahan teknik kita [detail dari tiap not akan terdengar sangat – sangat jelas], dan mengurangi sedikit tone akan sedikit membuatnya terdengar lebih “bagus” [Adakah yang penasaran kenapa pemain jazz amat menyukai untuk menurunkan kadar tonenya? Atau kenapa lick – lick scalar Steve Vai yang di pick akan terdengar lebih halus dengan neck pickup?

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s