Palm Muting bagian 2

Posted on Updated on

palm_muting
Palm Muting

Pada tulisan sebelumnya, kalau kita bereksperimen untuk melakukan palm muting ini ketika dipraktekan pada lagu – lagu yang sudah kita kuasai sebelumnya [yang dimainkan tanpa konsep palm muting] mungkin pada awalnya akan terasa sedikit susah, tapi kalau kita memaksakan diri untuk selalu fokus pada hal ini setiap kali bermain, teknik peredaman ini akan menjadi kebiasaan dan akan menjadi otomatis setiap kali kita bermain, dan ini adalah suatu hal yang bagus

Ada beberapa ide dasar untuk palm muting. Misalnya, para fans Al Di Meola akan hafal pada bunyi yang dihasilkan dari senar yang dimainkan dengan cara palm muting. Untuk bereksperimen dengan teknik ini, silakan coba petik sebuah not bersamaan dengan bagian dari telapak tangan yang menyentuh senar yang sedang kita petik di sekitar bridge. Hal yang cukup penting untuk diperhatikan ketika melakukan teknik ini adalah tempat lokasi tepatnya dimana bagian dari telapak tangan kita meredam senar. Suara yang dikehendaki dari teknik ini adalah bunyi perkusif, dengan lebih sedikit treble dan sustain daripada not yang dimainkan secara biasa, kalau kita berhasil membunyikan not yang sesuai gambaran ini, berarti kita sudah benar dalam menemukan lokasi tempat dimana bagian dari telapak tangan kita meredam senar!!! Sebagai acuan umum dalam melakukan palm muting :

  • Kalau tangan kita meredam terlalu jauh dari bridge, kita akan benar – benar meredam not yang sedang berusaha dibunyikan, tanpa pitch, hanya bunyi dead note atau ghost note [bunyi perkusif].
  • Kalau kita meredam cukup jauh dari bridge, kita mungkin masih menghasilkan suatu not, tapi akan terdengar sedikit naik daripada not yang berusaha kita bunyikan, cukup sering terjadi pada pengguna bridge dengan sistem pegas [down dan up – down], terutama terdengar cukup jelas yang dengan mudahnya berada pada wilayah pitch F ketika kita berusaha membunyikan not open E  di senar 6 [E rendah].
  • Disisi lain kalau kita melakukan peredaman terlalu jauh dibelakang bridge, kita tidak akan benar – benar melakukan palm muting dan not – not yang kita mainkan akan terdengan seperti dipetik dengan cara biasa.

Gitar kita akan merespon teknik fretting dengan bunyi yang berbeda – beda ketika kita menerapkan palm muting pada senar yang kita mainkan, misalnya jalur melody dengan legato kita akan terdengar kulang jelas, tapi teknik jalur melody dengan picking akan memberikan tambahan kontrol ritmik, dengan penonjolan pada tingkatan bunyi karakter cara picking kita.

Seperti yang dicontohkan tadi, Aldi Meola mempunyai gaya bermain dengan penerapan penggunaan palm muting secara luas, sebagian alasannya karena rekaman – rekamannya mendemonstrasikan bagaimana teknik palm muting ini bisa sama – sama efektif untuk dimainkan pada gitar akustik dan gitar listrik, dan sebagian lagi alasannya adalah karena dia juga menemukan istilah yang cukup memikat untuk teknik ini : Mutola Effect Dan kalau kita kurang begitu tertarik pada kedahsyatan Al Di Meola pada gaya permainan yang kental dengan nuansa latin – jazz nya itu, atau teknik pickingnya yang luar biasa, masih banyak contoh ide – ide penerapan palm muting ini pada lagu – lagu yang lebih populer. Tentu saja, riff – riff dari The Police pada lagunya yang berjudul ‘Every Breath You Take’ yang dimainkan oleh gitaris jagoan pop minimalis, Andy Summers, yang sama sekali akan terdengar tidak efektif ketika dimainkan dengan cara biasa [tanpa palm muting]. Lalu, mungkin evolusi pada riff – riff heavy metal mungkin akan berjalan dengan sangat berbeda tanpa eksplorasi pada teknik palm muting ini. Banyak sekali referensi pada genre ini dari ‘Whole Lotta Love’ oleh Led Zeppelin, ‘Ain’t Talkin’ ‘Bout Love’ oleh Van Halen, dan tentu saja, hampir semua lagu – lagu Metallica [Hahahaha]. Sedikit intermezzo, teringat dulu waktu masih SMU ada seorang teman yang mengatakan bahwa Metallica tidak punya lagu bertema cinta [love songs], dan sampai sekarang [saya belom denger album terbarunya sih, saat nulis ini baru dengerin cuma sampai album Saint Anger] nampaknya memang tidak ada judul lagu atau mungkin bahkan lyrics yang menggunakan kata ‘Love’ dalam Metallica… CMIIW😉

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s