Muting dan Bending

Posted on Updated on

guitar-basics-string-bending-850-100
Dasar dari Bending Senar

Ketika kita melakukan bending pada suatu not maka kita harus lebih memperhatikan bagaimana kita melakukan peredaman terhadap senar – senar di sebelahnya, karena akan terdapat masalah baru yang harus diatasi, yaitu kita menekan sebuah senar yang ingin kita dengar bunyinya sampai berdekatan dengan senar disebelahnya, yang ingin kita redam. Misalnya ketika kita memainkan senar B pada fret ke 12, dan kita mau melakukan bending 1 tone, goyangkan sedikit senarnya lalu diamkan, maka kita akan menemui 2 masalah :

  1. Ketika kita melakukan bending ke atas, jari kita akan menyentuh senar G dan D, dan ada kemungkinan kita secara tidak sengaja juga membunyikan not  lain pada bending tingkat menengah ini. Hal ini dapat diatasi dengan melakukan peredaman dengan bijak pada tangan yang melakukan picking. Disarankan agar peredaman dilakukan di dekat bridge karena jarak senar yang sedang dilakukan bending [B dan juga G dan D] itu akan menyempit, maka peredaman di dekat bridge akan memudahkan untuk memilih senar yang ingin diredam, dan membiarkan yang ingin dibunyikan.
  2. Kesalahan besar yang umumnya terjadi adalah : ketika telah melakukan bending dan juga vibrato [pada bending] sekalian, para pemain akan mengembalikan pitch ke not awal seperti sebelum di bending, dan tiba – tiba terdengar muncul suara senar  open D [bunyi terbuka, atau pada fret 0, open string]. Ini dapat dihindari dengan tidak hanya  fokus pada peredaman oleh tangan yang melakukan picking, tetapi juga bisa dengan eksperimen menggunakan wilayah bagian tertentu dari ujung jari untuk menekan fretboard dan melakukan bending. Dengan demikian kita akan memastikan bahwa kita tidak akan melakukan pull off pada senar D secara tidak sengaja dan membunyikan open string nya tanpa kita sadari. Hal utama yang perlu kita ingat dalam melakukan bending adalah melakukannya dengan benar sampai mengembalikan senar pada posisi sebelum bending. Sampai dengan proses ini selesai, kita harus tetap memperhatikan pertimbangan untuk melakukan peredaman dengan bijak.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s