Belajar Musik dan Bermain Gitar

Posted on Updated on

learn-guitar-onlineMusik adalah milik semua orang. Musik tidak mengenal kasta dan golongan [yang ada juga genre atau gaya dan jenisnya]. Musik telah ada bersamaan dengan awal kebudayaan manusia. Dan saat ini ketertarikan masyarakat untuk mendengarkan dan menikmati serta minat untuk belajar musik telah semakin besar. Ada banyak cara yang bisa kita tempuh untuk mempelajari musik. Banyak teman – teman musisi yang berdebat cara mana yang lebih baik, tetapi pada umumnya, teman – teman yang berhasil dengan cara otodidak akan merekomendasikan jalannya, dan teman – teman yang sukses dari dunia akademi juga akan lebih menganjurkan agar belajar dengan jalurnya. Sementara untuk pertimbangan, kita bisa membandingkan kedua pilihan ini.

Otodidak :

  • Seorang yang berkomitmen untuk belajar musik otodidak harus punya motivasi yang kuat. Kita harus memahami suatu pokok bahasan sampai dengan aplikasi – aplikasinya pada kehidupan musical sehari – hari. Banyak sekali media – media yang bisa di dapatkan untuk keperluan ini, dari buku, kaset – video – CD – VCD – DVD, internet, dll. Tapi seringkali sebagian orang akan kehilangan sebuah system monitor dari metode ini mengingat informasi disini hanya berjalan searah, feedback reguler untuk evaluasi secara objektif, prosedur – prosedur tahapan dan standar – standar lain yang amat penting dalam dunia pendidikan secara esensi tidak akan bisa didapatkan dengan metode ini.
  • Kelebihan utama dari metode ini adalah pemain biasanya [tidak selalu] akan mempunyai rasa dan feel yang natural karena bagi teman – teman yang otodidak seringkali belajar yang perlunya aja, dengan cara sesukanya, yang membuat mereka bermain lebih alami [alami tidak selalu artistik dalam sudut pandang musical ;)]. Musik pada awalnya memang bukan lahir dari teori dan logika, tetapi lahir dari budaya masyarakat setempat. System teori dan logika dalam dunia musik adalah standarisasi dan untuk memudahkan dalam proses belajar – mengajar. Seorang Nabi Muhammad SAW, beliau tidak pernah mengenyam pendidikan akademis dalam hal perdagangan, tetapi beliau adalah salah satu bisnisman yang terhebat sepanjang sejarah. Para pedagang jaman dulu semuanya belajar dengan instingnya sendiri, melakukan kesalahan – kesalahan, mengevaluasi sendiri, dan menjadi lebih baik dan baik lagi.
  • Kekurangan dari metode belajar otodidak adalah biasanya [tidak selalu] mereka tidak mengenal standar baku dalam dunia musik, teknik yang biasa saja, dll. Contohnya : Teman – teman yang belajar otodidak seringkali tidak efektif dalam melakukan teknik – teknik tertentu, terutama fingering dan picking. Efisiensi memberikan kita kesempatan untuk mengeksplorasi teknik lebih jauh lagi tanpa khawatir dengan adanya cidera karena salah posisi dan salah paradigma.

Akademis :

  • Kelebihannya biasanya lebih rapi dan bagus kalau kita belajar secara akademis, lebih mengenal standar baku dalam dunia musik, punya dasar harmoni yang jauh lebih baik daripada teman – teman yang belajar dengan metode otodidak, serta mempunyai kemampuan untuk menulis komposisi – aransemen, serta lebih disiplin dalam hal kehidupan bermusiknya.
  • Kekurangan dari metode akademi ini adalah sebagian kecil dari teman – teman bermain kaku dan terlalu baku karena kesalahan paradigma tentang cara bermusik yang terlalu banyak dipengaruhi aturan – aturan dalam metode pengajaran, yang seolah – olah hanya ada satu cara yang benar dalam memainkannya, dalam posisi jari, picking, dll.

Cara terbaik adalah menggunakan kelebihan dari kedua metode diatas, kita harus eksplorasi karakter kita sendiri sambil tetap menambah wawasan dan teknik dari dunia akademis, baik ke sekolah musik formal atau belajar privat, sehingga bisa meminimalkan kesalahan dan memperbaiki evaluasi dari sudut pandang yang lebih objektif, serta banyak hal penting lainnya.

Pada metode belajar akademis ini, baik formal di lembaga musik ataupun belajar privat, teman – teman akan banyak terbantu dengan adanya modul belajar dan langkah – langkah yang sistematis. Tetapi tidak semua tempat belajar atau pengajar dan modul silabus itu bagus dan kredibel. Perbedaan dari metode belajar akademis dengan tingkat pengajar dan modul silabus yang setara adalah :

  • Pada lembaga formal, siswa akan dibekali dengan ijazah sesuai dengan standar baku, diploma atau sarjana, serta kesempatan untuk membangun jaringan musik yang lebih luas, tetapi semuanya dengan aturan baku formal dan kaku seperti aturan di lembaga formal manapun seperti pada umumnya.
  • Pada belajar privat, suasana belajar lebih santai, jadwal dan kurikilumnya fleksibel sesuai kemampuan, lebih nyaman serta lebih objektif yang diharapkan meningkatkan kualitas penerimaan materi, tetapi siswa hanya dibekali dengan ijazah keterangan tanpa standar baku, serta kurangnya jaringan antara sesama musisi.

Salah satu guru privat terbaik sepanjang dunia musik modern ini adalah Charlie Banacos, sampai – sampai beberapa teman – teman pada suatu forum musik internasional mengatakan sambil bergurau kalau semua jalan musical di Boston [di Berklee College of Music, tempat berkumpulnya calon virtuoso seluruh dunia belajar] akan mengarah pada Charlie Banacos ini.

Previous

2 thoughts on “Belajar Musik dan Bermain Gitar

    sa said:
    November 27, 2009 pukul 11:13 pm

    saya otodidak tp juara dimana2 gimana bos…!?

      Dito Musicman said:
      November 28, 2009 pukul 8:34 am

      Wah, hebat dong bro… selamat ya…

      Otodidak itu bagus, banyak virtuoso yang juga belajar otodidak. Faktanya, para virtuoso yang berhasil dengan cara otodidak hampir semuanya punya karakter yang khas dan amat kuat, yang mereka dapatkan dari proses belajar otodidak itu sendiri. Mereka juga cenderung lebih kreatif dalam karya2nya. Tapi semua itu harus diperoleh dengan kesungguhan dan displin pribadi yang tinggi😉

      Quote yang pas disini : Just practice alone clearly wont make perfect, but correct practice will make it perfect😀

      System correct practice dan koridor disiplin – systematis ada pada dunia akademis, sementara teman – teman yang otodidak harus menciptakan metode dan system itu sendiri.

      Sementara itu, tenang saja, kejuaraan di bidang musik tidak lantas menjadi ukuran standar baku musicality seseorang, pemahaman serta kemampuannya dalam harmony dll😉

      Pada dunia musik yang sesungguhnya, faktor seperti kemampuan komposisi, improvisasi, dan interaksi musical dengan musisi lainlah yang kerap dijadikan tolak ukur kemampuan musical seseorang.

      Musik adalah cabang dari seni dalam berekpsresi. Seperti apapun bentuk dan tujuannya, asal kita puas dengannya, itulah musik kita. Otodidak ataupun akademis hanyalah pilihan jalan untuk mencapai kepuasan itu😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s