Tips Tuning

Posted on Updated on

Tuning_Sequence
Standard Tuning

Sedikit tips untuk tuning yang mudah dan bisa segera diaplikasikan :

  • Jauh lebih mudah untuk melakukan tuning pada satu set senar yang baru. Senar yang lama dan telah sering dipakai akan terdapat banyak lapisan karat disana – sini, kotoran dari keringat jari – jari, dan biasanya juga terdapat cekungan bekas senar kontak dengan fret. Dengan keadaan ini maka disimpulkan ketebalan senar tidak lagi rata di sepanjang bagian sehingga intonasinya akan semakin menurun seiring waktu dan pemakaian.
  • Satu set senar baru, walaupun jelas nampak berkilau dan licin menyenangkan, tapi membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk memperoleh ketegangan ideal dalam tuning. Mungkin telah diketahui teman – teman kalau teknik yang cukup manjur dan dikenal adalah dengan menyetem senar sampai pitch yang dikehendaki dan melakukan stretching tiap senar, ditarik dengan hati – hati menjauhi fretboard. Walaupun sebenarnya cara tradisional pun cukup bisa diandalkan, yaitu ketika memasang senar dengan berhati – hati menarik senar [stretch] sambil menggulung pada tuning machine, dan ketika diperkirakan senar sudah cukup tegang, kita bisa mengurangi stretchingnya dan akhirnya melepasnya untuk disetem. Dengan cara ini senar akan tersetem dengan tegangan yang lebih stabil karena sewaktu pemasangan kita sambil melakukan stretching.

Kalau gitar kita menggunakan system tremolo up down [Bridge yang mengambang, sehingga kita bisa menaik turunkan pitch dari senar], tuning disini menjadi sedikit lebih rumit. Setiap kali kita menyetem sebuah senar, maka yang lain akan terpengaruh, jadi membutuhkan waktu lebih lama lagi bagi gitar dengan bridge system ini untuk mendapatkan ketegangan ideal dalam tuning. Akan sedikit lebih mudah untuk mulai melakukan penyeteman dari senar E tinggi, karena pitch di senar yang lebih tinggi cenderung kurang sensitif pada pergerakan kecil bridge, jadi metode ini akan lebih cepat mendapatkan ketegangan ideal.

Kita akan mendapatkan sebuah kestabilan yang baik dengan memperhatikan berapa jumlah lilitan yang ada pada tuning machine. Semakin banyak lilitan, semakin besar kemungkinan senar tidak stabil. Sebaliknya, semakin sedikit lilitan maka senar akan mudah putus ketika dibending atau pull up. Sebagian besar masalah tuning adalah adanya pergesekan pada nut dan bridge. Kita bisa menggunakan mata pensil yang lunak untuk melapisi nut dengan graphite yang terdapat pada mata pensil yang dapat berfungsi sebagai pelumas yang efektif.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s