Perfect Pitch

Posted on Updated on

080826080600-large
Perfect Pitch untuk Improvisasi Vocal

Untuk lebih komplitnya, sekarang akan dibahas suatu topik yang cukup sering didiskusikan berkaitan dengan tuning, yaitu perfect pitch, kemampuan untuk mengetahui sebuah pitch dari not hanya dengan mendengarkanya. Ini adalah sebuah kemampuan yang bisa jadi kita miliki, ataupun tidak, tetapi ada beberapa kursus dan metode pelatihan untuk melatih kemampuan ini. Saya pribadi tidak mempunyai perfect pitch. Suara B misalnya terdengar kabur apalagi semakin lama tidak berlatih, atau bermain gitar akan terasa terdengar kabur, tetapi disaat yang sama juga saya menyadari bahwa perasaan kabur ini adalah muncul dari lupanya ingatan tentang pitch dari not B itu sendiri, jadi buat saya, ini lebih tentang bagaimana mengingat pitch. Cukup menyenangkan untuk mengetahui fakta ini, mengingat biasanya kebanyakan teman – teman yang mempunyai ketepatan pitch dari semua not kurang menghargai musik dengan tuning yang sedikit naik atau turun. Salah satu cerita dari teman pengajar, bahwa gurunya ketika bersekolah dulu punya kemampuan perfect pitch, tetapi ketika beliau mengajar menggunakan tape system [masih populer ditahun 90′ an dan akhir 80′ an, dan kita tahu bahwa system tape dan teknologi mekanisnya membuat pitch dari playbacknya sedikit kurang konsisten seiring waktu] dari tape yang sedikit pelan, musik itu terdengar salah baginya. Hahahaha, mungkin akan benar – benar mengkhawatirkan kalo mendengar komentar sang guru itu ketika mendengarkan lagu – lagu dengan Van Halen era awal yang sering kali secara kasar gitar disetem dengan seteman sekitar seperempat tone dibawah E atau Eb [Sebelum era kibornya, Eddie Van Halen dan Michael Anthony saling menyetem satu sama lain tanpa menggunakan referensi dari concert pitch].

Teman – teman yang mempunyai perfect pitch ini, baik secara natural atau diperoleh dari metode pelatihan, akan mendengar suatu not seperti mata kita melihat suatu warna [dari mata normal, mohon maaf buat teman – teman yang buta warna]. Tetapi kemampuan ini tidak sebanding langsung dengan identifikasi harmony misalnya pada akord. Beberapa pengakuan cerita dari teman – teman yang mempunyai perfect pitch ini, bahwa analogi mekanisme identifikasi akord ini berada di wilayah lain dan tidak berada dalam satu metode dengan perfect pitch, karena bagi teman – teman yang hanya mempunyai atau hanya mempelajari perfect pitch, identifikasi dari semua akord akan terdengar seperti mata melihat warna yang dicampur baur, tidak bisa memastikan warna yang terlihat [terdengar oleh telinga perfect pitch nya].

Singkatnya, perfect pitch ini amat bagus untuk beberapa hal, contohnya, beberapa penyanyi menggunakan kemampuan perfect pitch ini untuk menebak apakah diperlukan untuk mencapai not tinggi atau tidak, dll. Tetapi dengan hanya dengan kemampuan ini tidak akan otomatis menyelesaikan semua permasalahan dalam musik kita, dan kebanyakan musisi profesional baik – baik saja tanpa kemampuan ini, jadi jangan khawatir buat teman – teman yang tidak punya kemampuan ini. Akan lebih membangun kalau kita lebih memfokuskan diri untuk melatih kemampuan relative pitch, kemampuan untuk mengenali jarak antar not, dan untungnya kebanyakan materi – materi dari hampir semua metode pelajaran musik akan memberikan kita banyak hal tentang skala dan interval, yang akan banyak membantu kemampuan relative pitch kita.

Sedikit tambahan teori, dikatakan bahwa sebenarnya semua bayi itu dilahirkan dengan kemampuan perfect pitch, dan kebanyakan dari mereka akan kehilangan kemampuan itu ketika mulai mendengar dan memahami musik. Seorang bayi yang kehilangan perfect pitch atau sengaja menghilangkannya, akan bisa segera mengenali bahwa lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ atau ‘Happy Birthday’ adalah selalu lagu yang tetap sama walaupun dimainkan di kunci apapun.

Previous | Next

3 thoughts on “Perfect Pitch

    konsumen mie yabi said:
    Oktober 24, 2009 pukul 12:42 am

    hmmm..perfect pitch ya. saya langsung teringat dengan kalimat “nobody perfect”. tapi ternyata salah, perfect pitcher (heh?) memang eksis didunia yang ga perfect ini. salut aja deh buat mereka! kalau mas dito mengatakan mekanismenya untuk orang awam seperti sebuah hafalan, mungkin memang benar. saya pernah membaca bahwa dalam hubungan relative pitch, seseorang akan dapat menebak dengan mudah jarak interval jika sebelumnya dia mengingat nada tertentu yang ada kaitannya dengan interval tersebut. Cth : gundul2 pacul untuk maj3rd interval. jadi kemampuan untuk mengenali pitch hanya dengan mendengarkan saja mungkin bisa dilatih dengan metode yang sama.

      Dito Musicman said:
      Oktober 24, 2009 pukul 1:25 am

      Betul sekali Konsumen Mie Yabi, nampaknya anda memang seorang pemerhati musik atau malah seorang musisi sejati😀

    konsumen mie yabi said:
    Oktober 25, 2009 pukul 1:17 am

    sebetulnya saya seorang pemerhati mie apalagi yang berhubungan dengan mie yabi. hanya saja saya suka mendengarkan musik ketika sedang menikmati mie yang satu ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s