Sentuhan Manusia bagian 2

Posted on Updated on

39Banyak dari software sequencer modern mengembangkan ide tentang sentuhan manusia ini lebih jauh lagi. Misalnya, ketika kita memprogram sebuah pola drums yang di quantize, lalu memasukan sebuah contoh groove audio yang kita pilih diatas bagian MIDI nya. Ketika contoh groove yang kita masukkan adalah loopnya Steve Gadd, misalnya, dimana ketukan ke 2 dan 4 jatuh dengan sedikit terlambat, maka semua notasi yang kita program pada ketukan ke 2 dan ke 4 juga akan sedikit terlambat.Ini tentu hal yang mengagumkan, bahwa faktanya fasilitas teknologi atau banyaknya pemrograman yang kompleks bisa menganalisa dan menghasilkan bunyi yang sebanding dengan kita, para manusia, yang sejak dulu telah berhasil melakukannya tanpa bantuan apapun selama berabad – abad.

Contoh lainnya adalah berkembangnya alat bernama sampler dalam dunia musik modern. Banyak pendapat beranggapan bahwa sampler ini telah amat sangat berperan pada perkembangan musik pop modern, seperti peran dari dikenalkannya gitar listrik beberapa puluh tahun lalu. Hal yang terpenting yang harus kita pahami adalah sampler dibuat dimaksudkan untuk menampilkan suara dari instrument lain, misalnya kalau kita ingin membunyikan sebuah drum kits, kita bisa melakukan sampling rekaman terpisah pada masing – masing drum kit nya, lalu memasangkannya pada MIDI note yang berbeda – beda lalu memprogramnya. Dan tentu saja, sebuah komunitas musik dance segera menemukan kegunaan dari melakukan sampling sebuah drum loops daripada sampling dari bunyi masing – masing kits secara individu. Memang, groove yang didapat dari keseluruhan loop akan akan terdengar lebih asli dan terdengar lebih natural dan manusiawi. Dan tentu saja cara ini akan jauh menghemat waktu dan memberikan waktu kita untuk segera konsentrasi ke bagian – bagian lain.

Previous | Next

2 thoughts on “Sentuhan Manusia bagian 2

    Agus Suhanto said:
    November 3, 2009 pukul 11:48 am

    hai,
    senang bertemu Anda melalui blog ini sy Agus Suhanto, tulisan yang oke🙂 … salam kenal yee

      Dito Musicman said:
      November 17, 2009 pukul 7:24 am

      Hai om Agus,
      salam kenal juga, terimakasih udah mampir, semoga tulisannya bermanfaat😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s