Menggunakan Metronome bagian 1

Posted on Updated on

METRONOME+BOSS+DB+90
BosS DB-90 Digital Metronome

Anjuran pertama adalah, matikan metronome ketika tidak sedang digunakan. Ya, memang betul, mendengarkan suara ketukan konstan selama beberapa lama bisa jadi membuat mental musical kita cepat lelah. Tetapi ketika kita telah mulai bermain dengannya tepat bersamaan dalam setiap ketukannya, dengan segera bunyi metronome yang kaku dan membosankan itu akan segera menghilang berbaur dengan permainan kita. Dan biasanya seringkali di studio, mungkin kita akan menjumpai keadaan dimana kita harus memainkan bagian gitar dalam band dengan iringan yang minimal, hanya dengan sebuah ketukan, jadi memang ada baiknya agar kita melatih kemampuan kita untuk bermain stabil tepat waktu dengan acuan minimal.

Hal yang cukup lucu adalah, kebanyakan teman – teman menggunakan metronome untuk berlatih dan berpendapat bahwa mereka merasa seharusnya mengukur kemajuan permainannya dalam hal seberapa cepat mereka dapat memainkan suatu hal. Faktanya adalah ada kalanya bahwa hal yang sebaliknya justru yang benar – benar berfungsi sebagai pelatih kestabilan tempo. Misalnya pada album – album Pantera, silakan coba mainkan salah satu diantara lagu – lagunya, di bagian gitarnya saja, dengan acuan metronom yang amat pelan, misalnya 40 bpm, daripada yang kebanyakan lagu umumnya sekitar 98 bpm. Akan segera terasa jauh lebih susah untuk tetap menjaga tempo dengan stabil dengan acuan sepelan itu. Ini salah satu cara terbaik untuk melatih kestabilan tempo yaitu dengan mengatur metronome pada tempo normal yang nyaman untuk kebanyakan orang, mungkin sekitar 80 – 120 bpm, lalu memainkan sebuah pola ritmis yang sederhana, dan berusaha untuk bermain seakurat mungkin. ketika kita telah memperoleh feeling yang alami dari pola sederhana itu, selanjutnya adalah memelankan tempo metronome dalam skala kecil, bermain pada tempo tersebut, dan turunkan lagi temponya, dan seterusnya sampai pada suatu tempo yang tidak terasa masuk akal lagi untuk memainkan pola ritmis tadi. Kemampuan untuk melatih kestabilan tempo amat bergantung pada kemampuan untuk menebak kapan ketukan berikutnya akan berbunyi, dan sekaligus mengoreksi diri sendiri ketika tebakan kita meleset dan segera menyamakan diri dengan ketukan yang benar yang dibunyikan oleh metronome. Dengan cara berlatih tadi kita akan segera tahu kalau ketika jarak ketukan semakin jauh, kemungkinan kesalahan akan lebih besar. Disanalah tantangan yang perlu ditaklukan dari metode latihan ini.

Salah satu variasi dari metode diatas, mengacu pada video instructional Victor Wooten, coba mainkan sebuah etude yang dapat kita mainkan secara nyaman pada tempo medium misalnya 120 bpm (tingkat kesulitan dari etudenya jangan terlalu dipikirkan, yang paling penting kita bisa bermain nyaman pada tempo itu). Kalau kita bisa bermain dengan metronome pada tempo 120 bpm, tiap ketukan akan menandai beat 1, 2, 3, dan 4 dalam sebuah bar. Cobalah bermain dengan kecepatan yang sama, tapi turunkan acuan metronomenya menjadi hanya 60 bpm, sehingga tiap ketukan hanya akan menandai beat 1 dan 3 saja (atau beat 2 dan 4 saja). Temponya tetap sama dengan yang sebelumnya. Nah untuk tantangan terbesarnya, silakan coba bermain dengan tempo yang (tetap) sama, dengan acuan metronome hanya 30 bpm.

Previous | Next

9 thoughts on “Menggunakan Metronome bagian 1

    ibad said:
    Oktober 9, 2010 pukul 12:04 pm

    saya mw nnya ni mas..
    q bru blajar main gitar , ktnya klo kt bljar lbh baik pke metronom ,
    Tp yg q g’ ngerti tiap stu ketukan dr metronom kt mainya gmana? apakah cm 1nada ato brpa? pleas ksih tw soalnya ane msih newbee bgt.

      ditomusicman said:
      Oktober 12, 2010 pukul 6:40 pm

      Mr Ibad,

      Memang disarankan ketika awal2 belajar gitar selalu dengan acuan tempo yang konstan untuk membantu membentuk ketukan internal dalam diri kita ketika bermain musik. Metronom adalah salah satu alat yang sangat efektif untuk keperluan itu.

      Soal penggunaannya ada beberapa metode, dan mungkin yang ditanyakan adalah menggunakannya untuk melatih teknik jalur melody [single line].

      Dalam hal ini, kita bebas menentukan berapa not yang kita mainkan untuk setiap ketukan metronom. Untuk awalan umumnya adalah 1, 2, 3 dan 4 not per ketukan. 4 not untuk setiap ketuk banyak dipakai di dalam pengembangan teknik melody dalam permainan rock [untuk jelasnya, silakan cek Wild Stringdom dan Rock Discipline oleh John Petrucci untuk pendekatan ini ;-)]

      Target dari metode ini adalah daya tahan untuk bermain konstan, dan kemampuan eksekusi dinamika [aksen] pada not2 tertentu sesuai pola ritmis yang dilatih.

      Semoga ini bisa membantu😉

    fauzal said:
    Oktober 19, 2010 pukul 10:32 am

    nanya mas…gmn sc cara nya menyamakan ketkan metronom sama lagu yg kita putar…misal nc kita buat drum cover lagu supaya sama temponya kan make metronomi tp cr menyamakan ketukannya biar sama gmn????

      ditomusicman said:
      Oktober 21, 2010 pukul 8:31 am

      Mr. Fauzal,

      saya sampe saat ini juga blom tau cara manual menyamakan metronom fisik [hardware] dengan tempo lagu secara akurat, kecuali dengan merasakan dan mengira2nya. Umumnya untuk lagu berbirama 4/4, kita berpatokan pada suara snare drum yang jatuh pada ketukan 2 dan 4.

      Berbeda lagi ketika menggunakan software, tergantung file yang mau di synchronize [software akan menganalisa pergerakan dinamika yang teratur dalam lagu], kita bisa dengan lebih mudah secara otomatis melakukan snap-in dengan relatif akurat😉

    ERIX WAHYUDI said:
    Desember 19, 2013 pukul 10:01 pm

    jujur gue belum bsa nyamain ketukan ama lagu yang gue mainin
    jdinya berantakan dech…… TAPI GUE YAKIN GUE PASTI BISA & GUE PASTI JADI GITARIS HEBAT.

      ditomusicman said:
      Desember 20, 2013 pukul 1:30 pm

      Heheh. Yeah, that’s the spirit!

    budi yanto said:
    Agustus 19, 2015 pukul 2:18 am

    om kasih tau sy sih tips gimana cara’y melatih filing pembentukkan internal dalam diri, biar nyanyi / main gitarnya pas dgn tempo,,
    soal’y sy kalo nyanyi kesulitan saat masuk lirik,, nebak” jadi kagok malah salah masuk. latihan yg akurat sy harus ngapain y om ?

      ditomusicman responded:
      September 9, 2015 pukul 11:10 pm

      Ohhh, gampil ponakan..

      Pertama, dengerin musik yang mau dimaenin, versi aslinya, lalu pas musiknya maen kita ketuk-ketuk kaki kelantai sesuai beat dari musik aslinya. Kalo musik aslinya pake drums, bakal gampang. Kalo nggak ada drumnya, ya dikira-kira. Musti bareng dan sesuai irama lagu.

      Kedua, stop musiknya, dan maenin musiknya dalam hati, sambil tetep ketuk-ketuk kaki kelantai sesuai musiknya tadi.

      Nah ketiga, maenin gitarnya sambil berpatokan dengan ketuk-ketuk kaki di lantai tadi. Kalo udah beres, tinggal tambahin nyanyi.

      Kalo cara ini masih gagal, coba terapin ke lagu dengan tempo yang nggak terlalu cepat dan yang paling gampang dimainkan dulu. Nantnya kalo prinsipnya udah kepegang, nerapin ke lagu yang lebih susah juga bakal lebih gampil.

      Silakan coba.

    takul said:
    November 9, 2015 pukul 9:09 pm

    Nanya mas gini saya masih bingung cara mengoprasikan metronom aplikasi bisa dibantu mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s