Kecepatan Dan Akurasi bagian 3

Posted on Updated on

Konsep Ninjitsu dalam permainan gitar : 'forget to remember, remember to forget'

Secara tidak sengaja, saya pernah membaca suatu artikel yang intinya menyebutkan ada sebuah kesamaan prinsip antara Kung Fu dan bermain gitar pada wawancara dengan Buckethead. Pemain yang nyentrik ini punya kharisma tersendiri diatas panggung, seperti sebuah robot gokil dengan strap gitar yang elastis, pernah bermain untuk Guns N’ Roses, tapi dalam dunia gitar, beliau mungkin lebih dikenal dengan kemampuannya dalam kecepatan yang luar biasa, permainan licks kromatik yang sempurna yang mengingatkan kita semua pada ringtoneringtone di handphone atau suara – suara efek pada video game jaman dulu, sementara teknik ini kurang menggambarkan bagaimana sebuah gitar secara normal dimainkan. Beliau juga menekuni seni bela diri dan mengatakan bahwa menguasai beberapa konsep Kung Fu telah membantunya untuk menemukan kelemahan – kelemahannya dalam bermain gitar dan segera dapat memberikan solusi secepatnya secara efektif.

Tapi bahasan tentang seni bela diri ini tidak akan diperpanjang lagi [Lagian, ini kan blog musical] dan pengetahuan tentangnya juga tidak banyak, tapi 1 paragraf lagi saja deh ya… Saya pernah membaca artikel antara seorang pengajar gitar dengan orang yang menekuni Ninjitsu, bahwa kunci dari penguasaan seni bela diri yang gokil ini adalah kita harus ‘forget to remember, remember to forget‘ [lupakan untuk mengingat, mengingat untuk melupakan]. Hahahaha, ini memang sedikit membingungkan dan lebih cocok seperti sebagai judul film James Bond. tapi untunglah setelah beberapa lama saya memikirkannya, saya menemukan pemahaman yang paling sesuai dalam konteks konsep Ninjitsu dan bermain gitar, yaitu bahwa apapun yang kita pelajari akan benar – benar berguna hanya kalau kita telah menjadikannya seperti kemampuan alami kita. Misalnya, kita akan mendapatkan semua manfaat dari posisi tangan picking yang efisien, hanya kalau kita telah melakukan banyak picking dan penyesuaian – penyesuaian dengan jam terbang yang cukup lama untuk mengadopsi posisi yang demikian secara otomatis, secara langsung sesuai keinginan. Kalau kita merasa bahwa posisi tangan kita berubah menjadi kurang efisien ketika beberapa saat kita tidak memperhatikannya sebentar, maka kita belum benar – benar menyerap teknik yang benar dalam permainan kita dan kita harus meneruskan giat berlatih sampai pada suatu titik dimana semua teknik dapat dilakukan dengan efektif secara insting dan alami [Paul gilbert sering memperlihatkan bahwa beliau tetap bisa bermain dengan amat cepat dengan menyanyi dan bahkan mengobrol, benar – benar kemampuan yang luar biasa]. Lebih cepat kita belajar cara yang benar untuk melakukan sesuatu, lebih cepat pula kita tidak perlu memikirkannya lagi.

Suatu cara untuk memastikan bahwa kita telah berada pada jalur yang benar salah satunya adalah dengan mengukur sejauh mana kita bermain dengan santai pada permainan yang rumit. Seringkali kita memang harus memaksakan diri untuk tetap santai saat bermain, terutama ketika memainkan sesuatu yang menantang dan kurang umum [Misalnya hampir semua licks nya Mattias Eklundh, sebagian licks John Petrucci, dan beberapa licks Steve Vai sering termasuk dalam kategori ini]. Seringkali teman – teman yang datang untuk belajar bareng mukanya segera memerah dan cepat berkeringat setelah beberapa detik diminta untuk memainkan alternate picking secara terus menerus, misalnya. Ini terjadi karena kita fokus tentang bagaimana melakukannya dengan benar, dan kita mengatakan pada diri sendiri bahwa apa yang sedang kita coba lakukan ini adalah susah, dan benar – benar susah, mungkin sampai membuat kita sendiri akan selalu bermain dengan salah [Kalau kita bisa memainkannya dengan benar, berarti itu tidak susah]. Pada akhirnya perasaan terlalu khawatir terhadap kesalahan akan membuat kita tidak lagi berkonsentrasi pada sisi permainan sebenarnya.

Previous | Next

4 thoughts on “Kecepatan Dan Akurasi bagian 3

    wendy said:
    Desember 15, 2009 pukul 12:27 pm

    klo gw g terlalu ngerti tentang instrumen,, tapi pada dasarnya bernyannyi pun perlu banyak latihan sampai menguasai tehnik-tehnik vocal… tapi kadang yang pernah kita pelajari menjadi susah dipraktekan d atas panggung karena kurangnya jam terbang…… tapi jika bernyanyi santai dan menjiwai semua liriknya sudah pasti teknik itu akan keluar dengan sendirinya dan akan lebih enak diliat, karena otomatis gerak tubuh akan mengikuti irama yang dimainkan..
    itu juga pernah dikatakan oleh master vocal Adji Esa Putra..🙂

      ditomusicman said:
      Desember 15, 2009 pukul 1:46 pm

      Wah, great, thanx udah mampir kesini om Wendy, saya setuju sama komentarnya😉

    aglteam said:
    Agustus 21, 2013 pukul 8:49 am

    Salam kenal…izinkan saya berbagi link untuk yg ingin belajar gitar secara lengkap dan mendownload ebook pelajaran gitar untuk Pemula, blues, jazz dalam Bhs Indonesia silahkan di http://www.gitarzoom.blogspot.com
    trimakasih

      ditomusicman said:
      Agustus 31, 2013 pukul 1:38 pm

      Salam kenal.

      Silakan, santai saja, don wori bi hepi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s