Bermain Tanpa Melihat bagian 1

Posted on Updated on

Bermain gitar tanpa melihat

Sekarang waktunya untuk pindah bahasan dari speed kemarin yang sampai 4 bagian. Hal yang bisa dipertimbangkan sebagai ukuran kemampuan teknis kita selain kemampuan untuk bermain cepat adalah bermain akurat tanpa melihat. Melihat tangan kita ketika bermain adalah amat sangat dianjutkan untuk memastikan semua teknik dilakukan dengan baik dan benar, tapi suatu ketika, mungkin kita ingin menguji diri sendiri, apakah kita bisa melakukan sebuah skala atau bentuk fingering akord dengan baik tanpa melihat pada jari – jari kita.

Contoh analoginya adalah, ketika kita baru – baru saja menggunakan komputer atau laptop untuk mengetik, mata kita akan bolak – balik untuk melihat keyboard dan display monitor untuk memastikan proses pengetikan berjalan dengan baik. Hal yang sama juga terjadi pada kita semua ketika pertama kali belajar gitar, kita bolak – balik akan melihat tangan kiri dan kanan untuk memastikan suatu teknik dilakukan dengan baik. Seiring waktu, efisiensi dan efektifitas akan semakin bertambah, sampai dengan kita bisa mengetik tanpa melihat keyboard, bahkan menggunakan kesemua jari kita dari yang awalnya mungkin hanya kedua jari telunjuk saja. Demikian juga pada gitar, kita pada akhirnya akan bisa melakukannya tanpa melihat dan menggunakan semua jari kita dengan lebih efektif dan efisien.

Ada banyak alasan bagi kita semua untuk bisa melakukan hal ini [bermain tanpa melihatnya]. Misalnya kita bisa menyanyi sambil tetap bermain gitar secara bersamaan dalam sebuah band, lebih berguna daripada hanya kalau sekedar bisa bermain gitar saja. Dan mungkin saja awalnya kita mau masuk dalam sebuah band tetapi malah dipaksa menyanyi? Dan walaupun kita bukanlah pemain gitar yang punya kemampuan menyanyi sekalipun, kita akan menjadi anggota band yang lebih berguna kalau kita bisa melakukan kontak mata dengan teman – teman musisi di panggung sehingga misalnya, kalau sang vocalist meminta kita untuk memanjangkan solo gitar, kita akan tahu. Dan beberapa hal lain yang sifatnya komunikasi spontan, misalnya menurunkan volume keseluruhan dalam band, melakukan modulasi spontan, melakukan double time di bagian – bagian tertentu, hal ini akan sangat menolong. Bermain dengan musisi lain akan melibatkan banyak komunikasi non verbal, jadi kalau kita selama ini bermain selalu hanya melihat ke neck dan fretboard, maka bisa – bisa kita dibilang sebagai musisi yang egois tanpa mau tahu keadaan musical disekeliling kita saat bermain, para penonton kurang bisa menikmati pertunjukan dan teman – teman band kita mungkin juga akan frustasi.

Previous | Next

2 thoughts on “Bermain Tanpa Melihat bagian 1

    dadang said:
    Februari 8, 2010 pukul 5:40 pm

    wow sangat mwmbantu skali masukannya,,,,

    ditomusicman said:
    Februari 10, 2010 pukul 3:10 am

    Sama2, senang bisa membantu😉
    Silakan baca juga artikel2 lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s