Dinamika bagian 2

Posted on Updated on

Funk Chord

Melakukan aksen pada not – not tertentu akan membuat permainan kita terdengar lebih musical daripada memainkannya secara rata, jadi sudah seharusnya ini adalah sesuatu yang harus masuk pada daftar latihan kita. Misalnya, kalau kita punya program latihan picking not 1/16 [sixteenth notes] secara berurutan terus menerus, kita bisa mencoba memainkan not pertama dari setiap grup dari 4 not dengan aksen, membuat grup not itu terdengar lebih menarik, membuatnya terdengar kalau kita mengelompokkan not – not itu berdasarkan hubungan antara durasi dan dinamika, daripada sekedar mainkan secara rata yang jelas akan terdengar membosankan. Kalau kita membiasakan hal ini dalam latihan kita, hasilnya akan segera muncul ketika kita berimprovisasi.

O iya, kebanyakan puisi juga mempunya konsep yang serupa, kita harus memilih pilihan kata dengan rima yang tepat supaya ada penekanan di suku kata tertentu untuk membuatnya dinamis dalam keseragaman dan keteraturan. Tanpa konsep ini, semuanya akan datar, membosankan dan kurang menarik. Dalam kaitannya dengan musik, akan terdengar jelek kalau kita sendiri yang bermain terdengar seperti kurang niat bermain, kurang penjiwaan.

Disisi lain tentang dinamika, salah satu cara untuk melakukan aksen adalah dengan adanya ghost notes. Kadang – kadang konsep dinamika ini berlaku kebalikannya : Kita bisa membuat sebuah not lebih beraksen dengan memainkannya lebih keras daripada not lain seperti contoh diatas, atau kita bisa membuat beberapa not tidak terdengar jelas [ghost notes] daripada not lain. Misalnya ketika kita bereksperimen pada permainan melodi dengan gaya funk, dan mungkin kita merasa bahwa beberapa not dalam bagian ini akan terdengar terlalu umum atau pasaran. Tapi kalau kita tidak memainkan not – not ini dan bermain dengan hanya 1 not, segera akan melodi kita terdengar kurang penuh dan terlalu tipis. Solusinya adalah dengan melakukan perbedaan dinamika pada jalur grup not – not pada melodi yang kita mainkan, bahkan bisa juga dengan ghost notes. Memainkan beberapa not lebih pelan atau bahkan sedikit meredamnya untuk membuatnya berada di ‘latar belakang [background]’ akan menjadi lebih efektif dalam menambahkan dinamika pada permainan melodi bergaya funk. Metode untuk melatih teknik ini yang terbaik adalah melatihnya dengan sebuah backing tracks, atau mungkin lebih baik lagi dengan sebuah band. Berlatih dengan metronome pada teknik ini bukanlah hal yang paling inspiratif, mengingat teknik ini konteksnya lebih pada harmony : menentukan mana not yang penting dan kurang penting dalam bermain melodi dengan gaya funk.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s