Dinamika bagian 4

Posted on Updated on

Allan Holdsworth

Area yang bisa dieksplorasi lebih lanjut dalam bahasan dinamika adalah bagaimana kita melakukan konsep ini dalam teknik legato. Ada banyak contoh para pemain yang secara luar biasa menguasai konsep legato dalam konteks dinamika ini, seperti Allan Holdsworth, Brett Garsed, Ritchie Kotzen, dll. Mereka telah mengatur sedemikian rupa agar tingkat kekencangan bunyi dari dinamika picking mereka satu tingkat dengan kemampuan bunyi hammer-ons dan pull-offs nya. Kalau kita mencobanya, hasilnya memang akan bervariasi dipengaruhi dari seberapa besar gain dan overdrive yang kita gunakan, dan tingkat yang paling susah adalah melakukannya dengan rata pada setting clean. Silakan cek dinamika bagian 3 tentang kadar distorsi yang membuat sound terkompresi, mengurangi dinamika volume. Mungkin kebanyakan dari kita memang tidak akan memainkannya secara eksklusif hanya teknik legato saja, tetapi penguasaan dalam teknik ini akan sangat bermanfaat untuk menambah variasi dalam permainan kita, dan menambahkan efek notasi yang mengalir dalam jalur solo kita. Untuk tingkat yang lebih ekstrim, silakan cek virtuoso legato : pendekatan Allan Holdsworth dalam legato. Kalau kita mendengarkan jalur solonya, hampir mustahil kita bisa membedakan mana not yang beliau pick, dan mana yang di hammer.

Setelah semua penjelasan teknis di blog ini dari dulu, kita harus punya pemahaman mendasar tentang mengapa kita berlatih. Adalah untuk melihat bagaimana kita bisa berkembang secara sistematis Setelah sekian banyak waktu yang kita pakai untuk berlatih dan fokus pada hal – hal tertentu yang masih terasa susah, ada baiknya kita melihat bagaimana menyenangkannya memainkan hal – hal yang telah kita kuasai dan gampang memainkannya. Bermain musik seharusnya adalah menyenangkan, dan ketika kita merasa dalam mengejar kemampuan teknis ini membuat kita merasa tidak menyenangkan, maka kemungkinan terbesarnya adalah kita telah menghabiskan waktu yang terlalu banyak hanya untuk satu aspek topik bahasan saja. Amat penting bagi kita agar memahami konsep keseimbangan disini [dan dalam semua aspek – aspek lain dalam kehidupan, keseimbangan adalah konsep kehidupan]. Latihan picking dll itu suatu saat tidak akan kita butuhkan lagi ketika kita telah mencapai tahapan yang kita inginkan. Ketika kita hendak bermain gitar dan punya perasaan kalau itu adalah suatu hukuman harian, jelas sesuatu yang salah telah terjadi pada kita. Dan disisi lain, kalau minat kita hanya pada hal – hal yang menyenangkan saja dalam bermain gitar, dengan segera kita tidak akan bertemu dengan tantangan dan akibatnya permainan kita akan berhenti berkembang dan stagnan.

Pesan moralnya : berlatih, berlatih dan berlatih keras dengan cara yang benar.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s