Pengembangan Skalar Dari Pentatonic bagian 3

Posted on Updated on

Posisi 1

Contoh kedua dari konsep mengembangkan fingering skala pentatonic selanjutnya adalah masih dengan menambahkan sebuah not pada skala pentatonic minor, namun kali ini kita akan menyelidiki bagaimana cara lick – lick minor blues yang sudah kita kuasai dapat benar – benar harmonis dengan akord – akord dominant 7th.

Posisi 2

Hal yang paling mudah dan sederhana untuk dicoba adalah mengganti setiap not b3 dari minor pentatonik dengan not major 3rd [not C# dalam kunci A]. Hal ini memang cukup beralasan karena akord dominant 7th itu tersusun dari not 1, 3 dan 5, 3 buah not dengan karakteristik dasar sebagai major triad.

Posisi 3

Hasil dari perubahan ini memang terdengar cukup menarik, namun lagi – lagi dengan hanya dengan memainkannya naik turun sesuai skala tidak akan cukup terdengar harmonis dalam konteks permainan bluesy. Interval major 3rd ini karakteristik bunyinya terdengar terlalu riang, bahkan walaupun dimainkan pada akord dominant 7th [yang juga mempunyai not penyusun major 3rd]. Jadi dalam perjalanan penyelidikan ini [ceileh], untuk mendapatkan efek karakteristik bunyi ‘setengah riang’,  kita akan mencoba solusinya dengan bereksperiment menggabungkan antara not major dan minor 3rd. Silakan lihat diagram.

Posisi 4

Diagram ini memang terlihat tidak biasa seperti diagram skala pada umumnya, tapi didalamnya terdapat sebuah keterangan penting, urutan memainkan kedua not 3rd itu penting. Walaupun kita telah sepakat mengambil kesimpulan bahwa not major 3rd itu terlalu riang untuk blues, tetapi secara theory not major 3rd itu adalah not yang tepat untuk dimainkan pada akord dominant 7th [daripada not minor 3rd]. Jadi, misalnya ketika bermain di kunci A, kita memainkan C lalu diikuti dengan C# akan membuat jalur solo kita terdengar ok daripada memainkan dengan urutan sebaliknya. Setiap pemain blues melakukan hal ini, dari BB King hingga Larry Carlton.

Posisi 5

Bentuk – bentuk fingering dari diagram ini bebas dimainkan dengan teknik apapun, dari hammer, slide dan bending. Selamat bereksperiment.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s