Pendekatan Terhadap Teori bagian 3

Posted on Updated on

Eddie Van Halen

“Tapi, bagaimana dengan veteran – veteran seperti Jimi Hendrix dan Eddie Van Halen? Mereka kan otodidak dan ngulik sendiri?”. Memang mungkin mereka dan sebagian pemain otodidak lainnya tidak bisa menjelaskan apa yang mereka lakukan dalam bermusik secara teoritis, tetapi mereka jelas sekali punya pemahaman mendasar yang baik yang didapatkan dari mengimitasi gaya permainan dari pemain – pemain yang telah ada sebelum mereka, dan pemahaman akan dasar – dasar itu menjadi suatu aturan pemahaman sendiri yang kemudian mereka langgar untuk mendapatkan karakter permainan yang lebih personal.

Ada faktor lain yang berperan dalam menyikapi aturan – aturan ini, terutama untuk para pemain otodidak. Para pemain yang menjadi besar secara otodidak semuanya dianugerahi dengan telinga yang luar biasa bagus dan musical. Orang – orang dengan bakat musik alami dapat mengembangkan pemahaman tentang teori – teori musik sendiri hanya dengan mendengarkan bagaimana suatu bunyi itu dibunyikan [terutama tentang harmony]. Dengan kata lain, kebanyakan pemain yang berlatih menggunakan telinganya akan secara insting memainkan mode Mixolydian ketika mereka harus bermain pada akord – akord dominant, bahkan tanpa mengetahui apa itu  Mixolydian dan apa itu dominant. Dengan bantuan teori yang baik, akan memungkinkan para pemain musik yang merasa tidak atau kurang memiliki bakat alami bisa mendapat insting musical yang sama. Dan walaupun misalnya kita telah merasa mempunyai telinga yang cukup baik dan musical sekalipun, kita harus memahami bahwa mempelajari instrument kita [terutama gitar], adalah proses yang tak berujung. Selalu ada saja hal baru yang bisa kita pelajari, dan kita akan belajar lebih cepat kalau kita tahu apa yang kita pelajari [lewat teori]

Memang akan sangat membosankan sekali kalau mendengarkan permainan gitaris yang berlatih skala [scale] berjam – jam setiap hari sampai tidak tahu bagaimana untuk melakukan hal – hal lainnya dalam bermusik, tapi ini adalah contoh dari orang yang kurang memahami tujuan dari perlunya teori dalam bermusik, dan tentu saja membuatnya tidak tahu bagaimana menerapkan semua yang dia pelajari dalam kehidupan nyata. Dengan metode pendekatan yang baik dan efektif, teori dalam musik akan berfungsi sebagai akselerator kemajuan musikalitas kita.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s