Pitch bagian 1

Posted on Updated on

penulisan pitch pada staves

 

Musik ditulis pada sebuah system dengan lima garis horizontal bernama stave [sebagian orang menulisnya dengan staff]. Not – not dituliskan dengan simbol dot [well, seperti sebuah titik tebal atau lingkaran kecil], yang ditempatkan pada garis atau spasi diantara garis. Semakin tinggi pitch dari sebuah not, semakin tinggi letak penulisannya pada stave. Kalau terdapat pitch yang terlalu tinggi atau terlalu  rendah untuk dituliskan pada lima garis itu, garis bantu tambahan [ledger line] yang pendek akan digunakan untuk penulisan not – not yang berada diluar jangkauan stave.
Untuk menentukan secara tepat pitch dari not – not yang dituliskan pada stave, maka sebuah clef [kunci] akan dibutuhkan sebagai penanda yang diletakan di awal dari stave. Musik yang ditulis untuk instrument – instrument yang cenderung memainkan not – not tinggi [higherpitched] akan menggunakan sebuah treble clef, sebaliknya yang cenderung memainkan not – not rendah menggunakan sebuah bass clef. Sebuah system penamaan yang cukup masuk akal. Musik untuk gitar ditulis dengan treble clef, tetapi dengan syarat dan ketentuan berlaku : not – not yang dituliskan berbunyi 1 oktaf lebih rendah. Memang fakta yang menarik, tetapi kita tidak perlu khawatir tentang hal ini.


Previous
| Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s