Hubungan Akord dan Skala bagian 2

Posted on Updated on

Ini adalah contoh penulisan skala G# major atau Ab major pada sistem staves :

dan

Dengan melihat dan membandingkan 2 contoh partitur ini, kita akan setuju kalau penulisan yang ke 2 terlihat lebih rapi. Kedua contoh tersebut kalau dimainkan akan berbunyi sama persis, namun dengan bantuan key signatures, maka contoh yang ke 2 membuat semua notasi lebih mudah dibaca. Dari segi fingering, sebenarnya skala ini sama persis dengan C major scale dengan semua not yang berlokasi 4 fret lebih rendah, atau 8 fret lebih tinggi [tinggal geser saja].

Ketika memberi nama para not dalam sebuah skala mayor [major scale], para penggemar teori musik cenderung lebih suka untuk menggunakan abjad yang masing – masing hanya diperbolehkan untuk muncul sekali saja. Ini adalah alasan mengapa pada skala G# major terdapat penamaan B#, E#, dan Fx [dari segi pitch, secara berurutan not – not tersebut lebih lazim bernama C, F, dan G. Tetapi ketika kita menulis skala G# major yang dimulai dengan not G#, lalu not ke 2 A#, kita tidak bisa menulis not ke 3 dengan C lalu not ke 4 dengan C#].

Karena pertimbangan banyaknya jumlah accidentals [6 not] dan kemunculan sebuah not dengan double accidental pada skala G# major, maka untuk mempermudah penulisan [dan tentu saja pembacaan], kita disarankan menggunakan skala yang enharmonis dengan G# major, yaitu Ab major [hanya terdapat 4 accidentals]. Mungkin ini juga menjadi alasan kenapa software Sibelius yang digunakan untuk menulis contoh partitur diatas tidak punya pilihan untuk menulis di key G#.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s