Blues Minor atau Blues Major? bagian 2

Posted on Updated on

Paul Gilbert

Karena skala blues aslinya menggunakan beberapa pitch yang tidak terdapat pada piano, maka kita [gitaris] bisa melakukan penyesuaian dengan teknik bending. Blues adalah salah satu genre yang paling membantu mempopulerkan teknik bending 1/4 tone [gampang] dan bending 3/4 tone [tidak segampang itu loh..]. Kita bisa mendapatkan bunyi asli dari interval b3 dengan melakukan bending sedikit [tidak lebih dari 1/4 tone]. Kita bisa mencoba melakukan ini di semua not b3 dalam skala blues, lalu tiba – tiba permainan kita terdengar lebih bluesy dan terdengar lebih meyakinkan [akhir dari bending harus dipotong saat mencapai 1/4 tone, kalo tidak, maka boro – boro bisa terdengar otentik, yang ada malah terdengar seperti pertama kali kita sedang belajar bending].

Jadi begitulah kira – kira jawabannya, pitch interval ke 3 blues asli yang paling nge-blues berada disuatu tempat diantara minor 3rd dan major 3rd dari western tuning system [silakan cek Metode Tuning bagian 2], membuatnya bukan merupakan bagian dari major/minor western harmony. Setelah mengalami evolusi, kemudian beberapa theorist [berdasarkan western harmony] menambahkan bahwa skala blues adalah skala yang fleksibel, mereka merasa cukup aman untuk menyebutkan bahwa skala blues akan cenderung major untuk situasi dominant blues, dan cenderung minor untuk minor blues.

Walaupun bending 1/4 adalah solusi yang cukup gampang untuk kita pemain gitar, tetapi hal ini awalnya cukup membuat pusing para pemain instrument yang tidak bisa memanipulasi pitch secara langsung [misalnya yang paling jelas : pemain piano]. Mereka kemudian menggunakan ide untuk menggabungkan kedua buah 3rd [minor dan major] untuk mencoba mendapatkan efek yang menyerupai bending 1/4 [dengan asumsi ketika memainkan 2 buah 3rd itu, minor ke major 3rd, telinga kita seolah – olah menangkap pitch yang berada diantaranya]. Taktik ini cukup ok untuk diterapkan pada dominant blues, dan kurang ok untuk akord minor [sebuah interval  major 3rd akan terdengar menyalahi harmoni minor, membuatnya terdengar happy padahal seharusnya sad].

Kesimpulannya, aturan umum yang cukup aman berlaku disebagian besar situasi adalah, sebaiknya hanya gunakan satu jenis 3rd dalam setiap frase musik [licks]. Kalau kita mencoba melanggar aturan umum itu dan mencampurkan keduanya, kita akan mendapatkan sebuah skala :

1   2   b3   3   4   5   6   b7

Skala ini bisa membuat kita cukup pusing dengan terlalu banyak pilihan not untuk dimainkan dan licks kita akan kehilangan karakter khas pentatonik dan blues. Disisi lain, justru efek karakter baru itulah yang dicari oleh sebagian pemain. Para pemain fusion sering sekali menggunakan kombinasi dari berbagai macam potongan – potongan skala untuk membentuk licks yang cukup kompleks tetapi tetap harmonis dengan progresinya, dan skala ini adalah salah satu dari contoh konsepnya. Bahkan para pemain rock pun cukup banyak yang melakukannya, misalnya kita bisa sering mendengar skala diatas pada permainan bluesnya Paul Gilbert.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s