Modes bagian 4

Posted on Updated on

didalam album ini terdapat cukup banyak mode Aeolian

Bagi teman – teman yang sejauh ini masih kebingungan tentang bagaimana penerapan modes pada saat improvisasi, informasi ini mungkin akan cukup membantu : Kurangi bermain skalar berurutan walaupun kita punya kecepatan untuk memainkannya [kecuali memang ingin terdengar seperti sedang latihan], misalnya dibatasi sekitar hanya 8 notes per akord per bar [root modes ditentukan dari akord yang sedang dimainkan atau bisa juga dari tonal center dari sebuah progresi akord]. Modes memang dibentuk dari penggunaan root yang berbeda dalam sebuah skala [umumnya skala mayor], tetapi tidak ada definisi yang menyebutkan kita harus memainkan semua not nya [apalagi definisi harus maen berurutan, karena yang selalu berurutan itu umumnya cuma terdapat pada musik etude saja]. Dalam musik yang sebenarnya, yang terdiri dari banyak elemen ritmis, tekstur, timbre, dinamika, sustain dan bahkan rest/silence [istirahat, diam, kosong], kita tidak akan selalu sempat untuk membunyikan tiap not yang terdapat di dalam modes. Dengan demikian, kita diharuskan memilih not yang terpenting didalam modes untuk kita mainkan, misalnya kalau kita mau menonjolkan mode Lydian, kita akan cenderung memberikan penekanan pada not #4 dari root saat akord mayor dimainkan. Nah, berlatih dengan membatasi jumlah not yang kita mainkan per akord per bar, kita bisa lebih fokus untuk memainkan not – not yang menurut kita lebih penting sesuai modes yang kita pilih, sekaligus terdapat cukup ruang untuk menerapkan berbagai elemen – elemen musical lainnya saat improvisasi. Prinsip ini berlaku secara universal pada semua modes dan semua jenis musik.

Sedikit tambahan analisis pada tulisan sebelumnya [Modes bagian 3], kalau kita memainkan 3 modes tersebut pada sebuah akord minor 7th, kita akan cenderung setuju untuk menyimpulkan bahwa bunyi Dorian terkesan cukup ceria untuk kategori sebuah mode minor, dengan karakter yang cukup jazzy, seperti yang sering dimainkan Santana. Aeolian seringkali kita dengar pada musik heavy metal, seperti Iron Maiden yang cukup sering menggunakan progresi IV – V – vi. Kita cenderung jarang menemukan mode Aolian pada musik – musik jazz [para jazzer cenderung lebih menyukai bunyi Dorian dan melodic minor daripada Aeolian]. Lalu Phrygian cenderung terdengar paling gelap dan mengintimidasi diantara 2 modes sebelumnya, sebagian orang mendengarnya sebagai bunyi tradisional musik dari Spanyol, sebagian lainnya menyukai mode ini untuk dimainkan di musik thrash metal karena didalam modes itu terdapat sebuah interval b2 dari root, yang membuat keduanya bertabrakan dengan cukup mengerikan saat dibunyikan bersamaan. Setelah sedikit analisis ini, saat kita kembali pada subject not terpenting dalam modes, kita telah menemukan di dalam Dorian adalah Maj 6th dan Phrygian adalah b2, sementara Aeolian tidak punya not terpenting selain chord tones nya, sebuah mode minor yang netral.

Bersambung..

Previous| Next

2 thoughts on “Modes bagian 4

    ibnu aljauziyah said:
    September 20, 2013 pukul 10:48 am

    aswrb, kalau kita ingin menonjolkan mode lydian yg jadi penekanan adalah not #4 yg ingin sy tanyakan ini kalau kita main skala G mayor ya mas, trus untuk mode2 yg lain penekanannya dimana mas, misal kalau kita ingin menonjolkan karakter mixilodyan yg jadi penekanan not apa demikian jg mode2 yg lain, mohon bantuannya, wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s