Akord Yang Lebih Berkarakter bagian 6 [Shell Voicings]

Posted on Updated on

Brian_Setzer-12821
Mr. Brian Setzer

Interval 10th mungkin akan mengingatkan kita pada lagu Beatles yang berjudul ‘Blackbird’ atau jalur bass dari ‘Walk On The Wild Side’. Walaupun tanpa 5th, kita tetap bisa menggunakan 2 not ini untuk mewakili karakter utama dari triad [selain augmented dan diminished]. Untuk versi akord 7th nya, kita bisa menambahkan sebuah not diatonik 7th pada kedua interval tadi, sehingga kita sekarang memainkan 3 not [root – 7th – 10th] secara bersamaan. 3 buah not ini tidak bisa kita anggap sebagai triad [karena jarak intervalnya memang tidak sesuai dengan formula triad], namun sebagai shell voicing dari akord 7th [tanpa 5th].

Ada sebuah pengecualian pada kasus 10th saat memainkan akord augmented triad dan diminished triad, mereka tetap membutuhkan sebuah 5th untuk membedakan antara mayor dan minor biasa. Untuk membunyikan karakter akord mayor dan minor triad biasa, kita sebenarnya tidak terlalu membutuhkan interval perfect 5th dari root, karena karakter bunyi interval perfect 5th adalah hanya menambah body dari root [membuatnya terdengar tebal]. Tetapi pada akord augmented triad, karakter bunyinya dibentuk dengan bantuan not #5th dari root, yang apabila tidak hadir, maka karakter sebuah interval major 10th akan terdengar seperti akord major triad biasa. Pada akord diminished triad, karakter bunyinya dibentuk dengan bantuan not b5th dari root, yang apabila tidak hadir, maka karakter sebuah interval minor 10th akan terdengar seperti akord minor triad biasa. Point simpel yang mudah di ingat adalah, jika interval 5th nya perfect [tanpa accidental], maka kita cukup aman untuk membuangnya [kita cuma punya 4 jari, dan 5 kalo jempol ikut dihitung, sehingga kita harus membuang not yang tidak perlu dan memprioritaskan not – not yang lebih berkarakter].

Pada shell voicing dari akord 7th pun, augmented dan diminished nya [atau lebih tepatnya half-diminished, m7b5] membutuhkan interval 5th untuk membedakan dari major 7th dan minor 7th biasa. Shell voicing ini merupakan kerangka fingerings yang digunakan oleh hampir semua gitaris saat bermain extended chords. Kalau kita mengamati permainan para virtuoso seperti Joe Pass, Brian Setzer, Tommy Emmanuel, dll, kita bisa menyimpulkan kalau mereka bermain akord dengan sangat efektif, tidak lebih dari 3 atau 4 not dalam tiap voicingsnya, sehingga memungkinkan untuk bermain chord melody dengan lincah. Konsep ini bisa lebih terbukti dengan jelas saat kita mengamati permainan virtuoso lainnya, Martin Taylor. Sepertinya permainan beliau bisa jadi rujukan jawaban ketika kita ditanya konsep “less is more” dalam bermain chordal.

Nah, setelah mengetahui konsep ini, kita bisa menyimpan buku – buku akord yang mengajarkan voicings di 6 senar, atau memberikannya pada teman – teman yang baru pertama kali belajar akord. Jangan khawatir, setelah memahami konsep shell, kita tidak akan membutuhkan lagi buku – buku akord 6 senar itu lagi dalam perjalanan musical kita, telah tiba waktunya untuk membuat akord – akord sendiri.

Dibawah ini adalah contoh dari shell voicing :

shell

Untuk informasi daftar lengkap extended chords dan inversi – inversinya silakan cek berbagai sumber di internet, toko buku, perpustakaan, dll. Dan untuk yang teman – teman yang sangat termotivasi tentang akord – akord, silakan cek buku – buku dari Ted Greene.

Previous | Next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s