FAQ : Penerapan Modes

Posted on Updated on

atonal
atonal

Q :

misalkan kita ingin berimprovisasi meggunakan mayor scale ( C=Do ) dengan progresi C Dm F G, misal : pas di C kita main C mixolodyan atau apa saja pokoknya skala/mode yg major2, pas di dm kita main D dorian minor atau apa saja pokoknya skala/mode yg minor2 demikian juga pas di F dan G. jadi skala/mode yg di gunakan campur2 nggak satu skala/mode saja, bisa nggak gitu mas, mohon penjelasannya..

A :

Hmm, teorinya mungkin bisa begitu, tapi cara itu hanya efektif kalo kita pengen audience mendengar bahwa masing2 akord tidak terkait satu sama lain (non functional harmony, bebas aja maen apapun yang sama2 major, dan sama2 minor. Misalnya C kita maen Mixolydian, Dm kita maen Phrygian, F kita maen Bebop, G kita maen Lydian). Ini adalah advanced subject, sebuah area explorasi yang sebaiknya dibahas setelah kita bisa bermain dalam functional harmony dengan asik.

Pada praktek dilapangan dari kuping kebanyakan orang, soloing menggunakan berbagai macam skala non diatonis dalam sebuah akord progresi yang terdiri dari akord2 diatonis akan membuat permainan kita terdengar cukup kacau. Progresi dengan akord2 diatonis umumnya akan cenderung dianggap bahwa tiap akord dalam progresi mempunyai fungsi nya terhadap tonal (functional harmony), dan kalo kita ngisi nya ngacak (akord mayor asal diisi skala mayor dan minor juga asal minor), apalagi kalo ditambah minim info tentang konsep universal tension release dll, maka kemungkinan besar kita bakal kedengeran sama ngawurnya dengan orang yang nggak ngerti skala sama sekali, nggak tau kapan musti kembali/resolving ke root/tonic/home. Solusinya adalah kita musti paham konteks dan terus mengenali karakter tiap modes. Program ear training mungkin akan bisa membantu.

Banyak hal yang bisa membuat impro kita terdengar lebih keren dan lebih pro tanpa harus ngacak2 skala diluar fungsi dari akord2 dalam progresinya. Justru seringkali dengan bermain lebih sedikit not, permainan kita akan lebih keren (siapa yang sempet memainkan semua not dalam skala, 7 not selalu muncul semua per akord tiap solo?).

Salah satu cara terbaik tuk maen di progresi diatas adalah dengan maenin skala C major (keyt/root/nada dasarnya C) dan modes nya sesuai akord progresi (C Ionian, D Dorian, F Lydian, dan G Mixolydian). Jadi C Mixolydian (key F), D Phrygian (key Bb), F Bebop dan G Lydian (key D) nggak akan jadi pilihan untuk dimainin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s