Improvisasi dan Jamming

Posted on Updated on

Jordan+Rudess+withmoog
Jordan Rudess

Tanggapan singkat tentang fakta improvisasi dan jamming :

> tidak semua gtris tipe improvisasi.

Sebenernya mungkin rada kurang tepat kalo kita melakukan klasifikasi tipe gitaris berdasarkan kemampuan improvisasinya. Improvisasi adalah bermain secara spontan. Dengan definisi ini, bermain spontan bisa berarti apapun, tidak harus soloing single lines melody dengan shredding dll saat jamming, tapi bisa juga sekedar chording, ornament, n hal2 yang dianggap kecil lainnya. Semua musisi bisa melakukannya, jika mau.

> john petrucci mslnya, kl “ngjam” scr notasi tdk klihatan “wow”. tp berbeda kl dngrin dreamtheater.. lbh cnderung ke komposisi (konseptor).

Ane kurang setuju. John Petrucci itu gokil saat improvisasi. Beliau juga (terutama dulu) seringkali menyelipkan tasty licks (terutama saat masih make Ibanez sampe dengan awal2 Jordan Rudess join DT, sebelum album Train of Thought). Salah satu bukti yang terkenal tentang impro dan explorasi mereka ada di side project Liquid Tension Experiment dan An Evening with JP n JR, impro bertebaran ada dimana2. Jordan juga improviser yang super handal (umur 9 udah masuk Juilliard School of Music Pre-College Division for classical piano training).

Perihal kelihatan wow atau nggak, mungkin itu selera personal. Kita appresiasi aja sound original mereka😉

BTW, tokoh yang kita anggap komposer terbesar sepanjang masa dari jaman klasikal (era Baroque, Classical dan Romantic), dari J.S. Bach, Handel, Mozart, Schubert, Chopin, Liszt, Brahms, Debussy dkk, semuanya adalah improviser.

> om mattias juga blg sbnrnya dirinya bukan tipe gtrs jamming.. (wlpn kita juga tahu smua gtrs pasti tahu ngejam).

Hmm.. ngejam itu kalo nggak salah bisa didefinisikan dengan bermain spontan bersama2 dengan menggunakan struktur progresi tertentu, bisa dari suatu lagu, bisa blues, bisa juga ngarang langsung (cuma ditentuin tonal center nya aja). Dari definisi ini, karena melibatkan orang lain, kayanya nggak semua orang bisa jamming dah. Minimal orang musti menguasai harmony dan rhythm dari lagu nya.

Nah kalo improvisasi cenderung rada beda. Kita bisa aja ngacak2 lagu seenak jidat sendirian tanpa khawatir berbunyi tabrakan dengan orang lain. Contohnya, improvisasi solo dengan explorasi menggunakan pendekatan jazz lines dan baroque style :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s