Kenapa CAGED System Superior?

Posted on Updated on

Guthrie Govan in Denmark
Guthrie Govan

Tulisan ini spesial ditujukan tuk teman2 seperjuangan yang masih stuck dalam memahami fretboard secara menyeluruh.

Kalo kita ingin melihat fretboard segampil melihat 12 tuts per oktaf pada piano tanpa gray area sama sekali, maka CAGED System akan sangat membantu. CAGED System BUKAN satu – satunya cara atau metode yang digunakan untuk mempelajari fretboard. Doi juga bukan cara yang ‘paling benar’, so to speak. Tapi cara CAGED System yang membagi fretboard menjadi 5 posisi, dengan 1 atau 2 oktaf per posisi itu secara visual cukup serupa dengan cara pandang kita terhadap tuts di piano. Maen APAPUN akan lebih mudah dengan memahami CAGED System. Dojo Gitar menggunakan CAGED System sebagai basic fingerings dan navigasi fretboard.

Nama besar yang menggunakan CAGED System secara eksplisit diantaranya adalah Guthrie Govan dan Joe Pass. Daftarnya akan sangat panjang kalo dirinci, tapi kayanya kita udah nggak perlu nyebutin lagi kalo 2 orang ini udah masuk.

  • Integrasi terhadap arpeggio.
    Tentu saja, secara langsung CAGED System yang berasal dari akord C-A-G-E-D triad itu bisa langsung dikonversi ke versi arpeggio nya. Mau itu berbentuk dyad, triad, tetrad dan para extension nya sekalipun, masuk semua dah.
  • Semua Jenis Akord.
    Kalo kita hafal formulanya, kita bisa langsung maenin akord apapun berdasarkan formasi root dari CAGED System. Ini berarti kita bisa membunyikan akord apapun dilokasi manapun di fretboard. Oleh karena itu, setelah studi tentang lokasi root di tiap formasi, kita diminta mengetahui dimana letak 2-3-4-5-6-7 dari root tersebut.
  • Sangat konsisten.
    Form CAGED System terhubung secara berurutan. Posisi C terhubung langsung dengan A (sesudahnya) dan D (sebelumnya). Posisi A berhubungan langsung dengan posisi G (sesudahnya) dan posisi C (sebelumnya). Sehingga tiap posisi dalam CAGED selalu berbatasan langsung dengan posisi sebelahnya, berurutan C – A – G – E – D, dan D langsung terhubung dengan C lagi, begitu seterusnya. Hal ini membuat visualisasi di fretboard lebih mudah, dan membuat kita bisa mengubah posisi di fretboard dengan bebas tanpa terpaku pada form tertentu saja.
  • Mudah dihafalkan.
    Dengan hanya mempelajari 5 posisi formasi fingerings, kita hapal seluruh fretboard, tanpa gray area sama sekali. Sistem ini simple, dan sekaligus reliable.
  • 5 posisi untuk semua hal.
    Ya, cukup 5 posisi saja, kita bisa menggunakannya sebagai acuan untuk bermain apapun, mau itu scale, modes, arpeggio, akord beserta pattern – pattern licks dll.
  • Instant pentatonik.
    CAGED System berhubungan langsung dengan 5 form pentatonik (anhemitonic) yang tersebar di fretboard. Kalo kita udah bisa 5 form pentatonik (anhemitonic), kita udah mengenal dasar dari formasi CAGED System.
  • Digunakan di Berklee.
    Well, yang ini sih udah nggak perlu dijelasin lagi. BTW, rumornya Jimi Hendrix juga menggunakannya. Berhubung kita nggak bisa klarifikasi, dan hanya bisa mengamati video beliau, maka kita anggap saja mungkin memang benar faktanya begitu. Kalo begitu, berarti CAGED System kemungkinan besar juga digunakan oleh semua pengikut beliau.

Di Dojo Gitar, semua hal tentang CAGED System ini dibahas tuntas disertai contoh nyata penerapannya. Kita bisa menggunakannya untuk bermain di semua gaya dari blues, jazz hingga neo-classical. Nggak ada lagi misteri di gitar. Beberapa info singkat tentang CAGED System, silakan cek CAGED System bagian 1.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s